Pewarta : Steven Gervan
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Setelah melalui proses ngaruhan Panji yang dilaksanakan di 6 Situs Keramat pada Kamis (25/04/2024), hari ini berlokasi di Pendopo Kecamatan Darmaraja Sabtu (27/04/2024), Karaton Sumedang Larang (KSL) bersama Forkopimcam Kecamatan Darmaraja dan Masyarakat Adat akan melakukan prosesi Kirab Panji yang di arak dari Kecamatan Darmaraja hingga Bale Agung Srimanganti.

Dalam sambutannya, Radya Anom KSL, YM Rd Luky Djohari Soemawilaga mengatakan, mudah-mudahan kegiatan Kirab Panji ini tidak hanya melakukan kirab saja, tetapi harus digali makna yang terkandung didalam Kirab Panji ini, karena banyak nilai – nilai esensi yang adiluhung. Oleh karena itu, mari kita gali bersama makna dari Kirab Panji dan Kirab Mahkota Binokasih ini untuk bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kirab Panji yang dibawa oleh Masyarakat Adat Darmaraja atau Santana ini dilakukan dengan berjalan kaki, kegiatan ini merupakan sebuah bentuk penghormatan kepada leluhur – leluhur Sumedang.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya dari saya khususnya untuk para pelaku Kirab Panji ini yang akan berjalan kaki membawa Panji dari Kecamatan Darmaraja hingga Srimanganti,” ujarnya
Sebelum Kirab Panji dilakukan, beberapa tampilan kesenian dipertunjukkan di halaman Pendopo Kecamatan Darmaraja sebagai bentuk apresiasi acara Kirab Panji.

Selain itu, Camat Darmaraja, Widodo Heru Prasetyawan berharap, semoga petugas Kirab Panji ini selalu dalam lindungan Allah SWT dan kembali dalam keadaan sehat wal’afiat dan acara dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun sampai selesai nanti.
Pelepasan Kirab Panji kepada Masyarakat Adat Darmaraja atau Santana dipimpin langsung oleh Camat Darmaraja yang disaksikan oleh Karaton Sumedang Larang, Forkopimda dan Forkopimcam.













