Pewarta : Agus Lukman
Kabupaten Garut – Jalur utama Bungbulang–Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali dapat dilintasi kendaraan dari kedua arah setelah sempat tertutup material longsor sejak Rabu (22/4) malam pekan lalu.
Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, memastikan arus lalu lintas di kawasan tersebut telah pulih sepenuhnya.
“Sudah kembali normal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).
Sebelumnya, akses jalur selatan itu sempat ditutup total akibat longsoran yang menimbun badan jalan. Selama proses penanganan, arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif. Petugas gabungan dari kepolisian bersama instansi terkait diterjunkan dengan dukungan alat berat untuk mengevakuasi material tanah.
“Jalur tersebut sempat diberlakukan buka tutup, kemudian saat ini dipastikan sudah normal dan lancar dari kedua arah,” tambah Susilo.
Kapolsek Bungbulang, AKP Priyo Sumbodo, menjelaskan proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pemangkasan tebing guna mencegah longsor susulan sebelum pembersihan material di badan jalan dilakukan.
“Tebing dipapas terlebih dahulu agar tidak kembali longsor, setelah itu baru material di bawah dibersihkan,” jelasnya.
Meski kondisi lalu lintas telah kembali normal, aparat tetap mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas. Pasalnya, jalur Bungbulang–Caringin dikenal sebagai kawasan rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi.
“Pengendara tetap harus waspada karena dikhawatirkan masih berpotensi terjadi longsor susulan,” tegasnya.













