Peristiwa

Tangani Penyebaran Campak, Dinkes Garut Turunkan 1.328 Nakes dan Tenaga Medis

adminsigiku.com
×

Tangani Penyebaran Campak, Dinkes Garut Turunkan 1.328 Nakes dan Tenaga Medis

Sebarkan artikel ini

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut bergerak cepat menghadapi ancaman penyebaran campak dengan menggelar vaksinasi massal bagi tenaga kesehatan. Sebanyak 1.328 nakes dan tenaga medis menjadi sasaran utama program ini, terutama mereka yang berada di garis depan dan berinteraksi langsung dengan pasien.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Hingga kini, tercatat 112 kasus positif campak ditemukan di Garut. Meski belum ada tenaga kesehatan yang terpapar, potensi penularan tetap menjadi perhatian serius.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Garut, Asep Surahman, menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan tameng penting untuk menjaga ketahanan tenaga medis.

“Ini langkah proteksi. Tujuannya jelas, agar tenaga kesehatan tetap sehat dan bisa bekerja optimal tanpa terganggu risiko campak rubella,” ujarnya, Rabu (29/4).

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara masif di rumah sakit dan 67 puskesmas. Namun hingga saat ini, capaian baru menyentuh 810 orang—masih jauh dari target yang ditetapkan.

Dinkes memastikan program ini akan terus dikebut hingga seluruh tenaga kesehatan terlindungi. Pasalnya, jika garda terdepan tumbang, dampaknya bisa langsung terasa pada pelayanan publik.

“Sejauh ini nakes kita aman, tidak ada yang terjangkit. Pelayanan tetap berjalan normal. Tapi ini tidak boleh membuat lengah,” tegas Asep.

Dengan tren kasus yang sudah muncul, percepatan vaksinasi menjadi kunci. Jika tidak dituntaskan, bukan hanya tenaga kesehatan yang terancam, tetapi juga stabilitas layanan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.