Pewarta : Adhi
Kab. Jeneponto – Hari Jadi ke-163 Kabupaten Jeneponto jadi ajang unjuk kinerja. Di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir membeberkan sederet capaian yang diklaim mengangkat performa daerah.
Ekonomi jadi sorotan utama. Tahun 2025, pertumbuhan tembus 6,59%, masuk 5 (lima) besar di Sulsel. PDRB menyentuh Rp. 34,11 Triliun, dengan sektor pertanian masih jadi tulang punggung.
“Ini bukti fondasi ekonomi kita makin kuat,” tegas Paris.
Tak hanya itu, indikator kesejahteraan ikut bergerak. Kemiskinan turun ke 11,42%, pengangguran ditekan hingga 1,88%, dan IPM naik ke 70,25, resmi masuk kategori tinggi.
Di sisi tata kelola, Pemkab Jeneponto mengantongi predikat B untuk SAKIP, sementara kepuasan publik atas layanan tembus angka 79,67%. Sinyal bahwa birokrasi mulai lebih rapi dan responsif.
Perayaan tak sekadar seremoni, dikesempatan tersebut sejumlah proyek langsung diresmikan, dari jalan, fasilitas layanan publik, hingga puskesmas. Bantuan sosial juga digelontorkan, termasuk BPJS dan santunan warga.
Dukungan provinsi pun mengalir. Bantuan sekitar Rp. 10 miliar dikucurkan, mulai dari Mobil Damkar, Traktor, Hibah Rumah Ibadah, hingga perlengkapan UMKM.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah peresmian Stadion Mini Turatea, yang diproyeksikan jadi pusat aktivitas olahraga sekaligus ruang publik baru.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman memberi apresiasi, sekaligus memastikan dukungan berlanjut.
Sementara itu, Paris Yasir menegaskan arah ke depan tak berubah, yakni memperkuat Ketahanan Pangan, mendorong UMKM, dan membenahi layanan Pendidikan serta Kesehatan.
“Pertumbuhan harus terasa sampai ke masyarakat,” pungkasnya.













