Peristiwa

Inflasi Kota Sukabumi Tembus 2,57 Persen, Kebutuhan Pokok Jadi Pemicu

adminsigiku.com
×

Inflasi Kota Sukabumi Tembus 2,57 Persen, Kebutuhan Pokok Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Laju inflasi di Kota Sukabumi pada April 2026 memang masih berada di bawah angka nasional secara bulanan, namun tekanan harga sejumlah kebutuhan pokok dinilai masih membebani masyarakat.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, inflasi month to month April 2026 tercatat sebesar 0,04 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 0,13 persen.

Namun secara year on year (YoY), inflasi Kota Sukabumi mencapai 2,57 persen atau lebih tinggi dibandingkan inflasi Jawa Barat sebesar 2,49 persen maupun nasional sebesar 2,42 persen.

Kenaikan harga masih dipicu sejumlah komoditas utama yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pada April lalu, penyumbang inflasi bulanan berasal dari minyak goreng, tahu mentah, telepon seluler, daging sapi, kopi bubuk, dan air kemasan.

Sementara itu, inflasi tahunan didorong naiknya harga emas perhiasan, daging ayam ras, minyak goreng, telur ayam ras, sigaret kretek mesin, hingga beras.

Kondisi ini menunjukkan tekanan harga pangan dan kebutuhan rumah tangga belum sepenuhnya stabil, meski beberapa komoditas sempat mengalami penurunan pasca Idul Fitri.

Bagian Perekonomian mencatat harga daging ayam, telur, dan cabai rawit mulai turun setelah Lebaran. Tarif angkutan juga kembali normal usai arus mudik. Namun di sisi lain, kenaikan harga energi akibat situasi geopolitik global masih menjadi ancaman terhadap stabilitas harga.

Pemkot Sukabumi mengklaim terus melakukan langkah pengendalian inflasi melalui koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pelaksanaan gerakan pasar murah, hingga pemantauan rutin harga bahan pokok di lapangan.

Meski demikian, tingginya harga sejumlah kebutuhan dasar masih menjadi perhatian warga, terutama di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.
Secara umum, inflasi Kota Sukabumi masih berada dalam rentang target nasional sebesar 2,5 persen dengan deviasi kurang lebih 1 persen.