Bocah SD di Garut Diduga Diculik, Dibawa 64 Kilometer hingga Cisurupan, Terduga Pelaku Babak Belur Diamuk Warga

0

Foto : Ilustrasi

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Warga Kabupaten Garut digegerkan oleh dugaan penculikan seorang bocah sekolah dasar berinisial F (11), yang sempat hilang dari rumahnya selama sehari. Kasus ini viral di media sosial setelah beredar video penangkapan terduga pelaku yang nyaris tewas diamuk massa.

Korban, siswa kelas 5 SD asal Kampung Pasapeuh, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, dilaporkan hilang sejak Minggu (31/5/2026) saat bermain dan tak kunjung pulang ke rumah. Kepanikan keluarga berujung pada pencarian besar-besaran hingga akhirnya korban ditemukan di wilayah Kecamatan Cisurupan, sekitar 64 kilometer dari lokasi awal.

Polisi mengamankan seorang pria berinisial SM (45), warga Tasikmalaya, yang diduga membawa korban menggunakan kendaraan umum dari Pameungpeuk ke Cisurupan. Sebelum diamankan aparat, terduga pelaku lebih dulu menjadi sasaran amukan warga yang geram atas dugaan penculikan tersebut.

Kasie Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dari keluarga korban mengenai keberadaan terduga pelaku di Cisurupan.

“Terduga pelaku berhasil diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Garut,” ujar Adhi, Selasa (2/6/2026).

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian dan motif di balik dugaan penculikan tersebut. Sementara itu, kondisi korban dipastikan telah kembali bersama keluarganya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban diduga dibawa melintasi beberapa wilayah hingga puluhan kilometer dari rumahnya, sebelum akhirnya ditemukan dan diselamatkan. Penyidik masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan unsur pidana dalam peristiwa yang menghebohkan warga Garut tersebut.