Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menggagas pengembangan lubang resapan Biopori di lingkungan Pendopo Kabupaten Sukabumi sebagai upaya mewujudkan kawasan perkantoran yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan.
Program tersebut bertujuan meningkatkan daya resap air ke dalam tanah guna mengurangi genangan saat musim hujan, sekaligus mendukung Konservasi Sumber Daya Air dan pengelolaan Sampah Organik menjadi Kompos Alami.
Menurut Ade Suryaman, penerapan Biopori di kawasan Pendopo memiliki potensi menjadi percontohan bagi lingkungan perkantoran pemerintah lainnya. Selain membantu meningkatkan Infiltrasi Air Hujan, keberadaan Biopori juga berkontribusi terhadap penghijauan dan perbaikan kualitas tanah melalui pemanfaatan Sampah Organik.
“Pengembangan Biopori merupakan langkah sederhana namun memberikan manfaat besar bagi lingkungan. Selain meningkatkan resapan air, program ini juga dapat menjadi sarana edukasi bagi ASN dan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, titik – titik biopori akan ditempatkan di area taman, halaman, dan Ruang Terbuka Hijau di sekitar Pendopo Kabupaten Sukabumi. Program ini diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta memperkuat budaya peduli lingkungan.
Melalui inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya menghadirkan solusi lingkungan yang sederhana, murah, dan berkelanjutan guna menjaga kualitas lingkungan hidup sekaligus memperkuat ketahanan daerah terhadap dampak perubahan iklim.













