Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Klinik Aster PKBI Garut bekerja sama dengan Bidang Keluarga Berencana DPPKBPPPA Kabupaten Garut menyelenggarakan Bakti Sosial Pelayanan Kontrasepsi Gratis berupa layanan IUD, Implan, dan Suntik KB.
Kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana ini berhasil melayani 55 akseptor dari target 70 akseptor.
Adapun rincian pelayanan yang diberikan meliputi:
28 akseptor mendapatkan layanan IUD.
22 akseptor mendapatkan layanan Implan.
5 akseptor mendapatkan layanan Suntik KB.
Peringatan Harganas ke-33 tahun ini mengangkat tema “Ayah Wajib Hadir”, yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif seorang ayah dalam kehidupan keluarga, khususnya dalam pengasuhan anak. Kehadiran ayah diharapkan mampu menciptakan pola asuh yang seimbang bersama ibu, sehingga anak tumbuh dalam lingkungan keluarga yang harmonis dan berkualitas.
Selain itu, peran ayah juga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah berbagai persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti kekerasan remaja, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.
Momentum Harganas juga menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Direktur Eksekutif PKBI Garut sekaligus Manajer Klinik Aster PKBI Garut, Ir. Denden Supresiana, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata sinergi antara PKBI Garut dan DPPKBPPPA Kabupaten Garut dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas keluarga melalui pelayanan keluarga berencana yang mudah diakses, aman, dan berkualitas.
“Kehadiran ayah dijadikan kunci untuk melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan remaja, perundungan, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan narkoba. ,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan semangat Harganas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk membangun keluarga Indonesia yang sehat, tangguh, dan sejahtera.

