Diskarpus Depok Gelar Pelatihan Bijak Digital, Ajak Pelajar Tangkis Hoaks dan Jaga Etika Bermedia

0

Pewarta : Anis

Kota Depok – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok bersama Forum Kesatuan Pelajar Depok (FKPD) menggelar “Pelatihan Bijak Digital untuk Orang Muda” di Aula Gedung Perpustakaan, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan membekali pelajar dengan kemampuan literasi digital agar mampu berselancar di dunia maya secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah.

Ia mengapresiasi FKPD yang menggagas kegiatan relevan dengan tantangan zaman sekarang.

“Workshop ini bukan hanya soal cara pakai teknologi. Tapi juga bagaimana menjadi generasi yang cerdas, kritis, beretika, dan bertanggung jawab dalam menggunakan informasi,” ujar Siti.

Menurutnya, di era serba cepat saat ini tidak semua informasi yang beredar adalah benar. Karena itu pelajar perlu dibekali kemampuan menyaring hoaks, menggunakan media sosial secara santun, menjaga jejak digital, serta menghargai hak cipta.

“Manfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, dan memberi manfaat bagi orang banyak,” pesannya.

Siti juga mengingatkan pentingnya tabayun atau verifikasi informasi sebelum menyebarluaskannya. Ia merujuk pada Surah Al-Hujurat ayat 6 yang memerintahkan untuk meneliti kebenaran berita.

Selain itu, ia mengutip hadis Rasulullah SAW: Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.

“Ini jadi pedoman kita di media sosial. Setiap komentar dan unggahan harus membawa manfaat, jangan sampai justru menimbulkan masalah,” katanya.

Siti menambahkan, peran perpustakaan kini sudah berubah. Bukan lagi hanya gudang buku, tetapi sudah menjadi pusat pembelajaran, inovasi, literasi digital, dan ruang kolaborasi.

“Kami buka seluas-luasnya untuk pelajar.
Jadikan perpustakaan sebagai tempat bertumbuh, berdiskusi, dan mengembangkan kreativitas,” tuturnya.

Di akhir sambutan, ia mendorong peserta menjadikan literasi sebagai gaya hidup.

“Semakin banyak membaca, semakin luas wawasan. Semakin bijak pakai teknologi, semakin besar peluang kita mewujudkan generasi Depok yang maju dan Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal agar pelajar Depok tidak hanya melek teknologi, tapi juga bijak dalam menyikapi arus informasi digital.