Pewarta : Ida
Kota Bandung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi cuaca berawan hingga berawan tebal pada Jumat (7/8/2026). Sejumlah daerah juga berpotensi mengalami hujan ringan, udara kabur, hingga asap atau kabut.
Prakirawan BMKG Yuyun Wulandari mengatakan prakiraan tersebut disampaikan berdasarkan pemantauan kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia.
Untuk Pulau Sumatra, Banda Aceh diprakirakan mengalami udara kabur, sedangkan Padang berpotensi diselimuti asap atau kabut.
Sementara itu, Tanjung Pinang dan Bandar Lampung diprakirakan berawan. Kondisi berawan tebal berpotensi terjadi di Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, dan Palembang.
Hujan ringan diprakirakan mengguyur Medan dan Bengkulu.
Jawa Didominasi Berawan
Beralih ke Pulau Jawa, Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur. Jakarta, Semarang, dan Surabaya berpotensi berawan, sedangkan Serang dan Bandung diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal.
Di Kalimantan, Pontianak dan Palangka Raya diprakirakan berawan. Banjarmasin berpotensi mengalami udara kabur.
Samarinda diprakirakan berawan tebal, sementara Tanjung Selor berpotensi diguyur hujan ringan.
Bali, Nusa Tenggara hingga Sulawesi
Untuk Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Kupang diprakirakan cerah berawan. Sementara Mataram berpotensi mengalami asap atau kabut.
Di Sulawesi, Palu diprakirakan mengalami udara kabur. Makassar dan Manado berpotensi cerah berawan, sedangkan Gorontalo dan Kendari diprakirakan berawan tebal.
Hujan ringan berpotensi mengguyur Mamuju.
Papua Waspada Hujan Lebat
Di wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ternate diprakirakan mengalami udara kabur, sedangkan Ambon berawan.
Sementara itu, Sorong, Manokwari, dan Merauke diprakirakan berawan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi di Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, khususnya di wilayah Papua bagian tengah.
Masyarakat di daerah yang berpotensi mengalami cuaca buruk diimbau terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi BMKG serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi di lapangan.













