Politik & Pemerintahan

Pemkab Bandung Barat Percepat Pembangunan Huntap untuk 27 Keluarga Penyintas Longsor Cipongkor

adminsigiku.com
×

Pemkab Bandung Barat Percepat Pembangunan Huntap untuk 27 Keluarga Penyintas Longsor Cipongkor

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Herlina SC

Kab. Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi 27 keluarga penyintas Longsor Kampung Gintung, Kecamatan Cipongkor, yang terjadi pada 24 Maret 2024.

Tahap awal pembangunan dilakukan dengan menyiapkan lahan relokasi melalui pekerjaan cut and fill. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkimtan) Kabupaten Bandung Barat, Anni Roslianti, mengatakan dokumen lelang pekerjaan tersebut tengah disiapkan.

“Kan sudah dibeli sama Pemda, sekarang mau lelang cut and fill. Baru mau proses lelang. Targetnya penyelesaian tiga bulan,” kata Anni, Minggu (9/8/2026).

Lahan relokasi seluas sekitar 3.600 meter persegi berada di Kampung Bojong Huni, RT 02/RW 02, Desa Cibenda, sekitar 1,5 kilometer dari Kampung Gintung yang terdampak longsor.

Menurut Anni, pekerjaan cut and fill diperlukan untuk menyiapkan kontur dan kestabilan tanah sebelum pembangunan rumah dimulai.

Pemkab Bandung Barat telah membebaskan lahan tersebut pada 2025 melalui sejumlah tahapan, termasuk studi kelayakan, penyusunan dokumen pengadaan, serta penilaian harga oleh tim appraisal.

Setelah penyiapan lahan rampung, pembangunan 27 unit rumah akan dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara Pemkab Bandung Barat bertanggung jawab atas pengadaan dan penyiapan lahan.

“Untuk relokasi rumahnya itu ada 27 KK. Kalau yang membangun nanti BNPB, kami bagian pengadaan lahan dan cut and fill,” ujarnya.

Kepala Desa Cibenda Abdul Rohman mengatakan lokasi relokasi sebelumnya dikaji oleh Badan Geologi dan dinyatakan aman untuk permukiman. Dari sejumlah alternatif lahan, pemerintah kemudian menetapkan kawasan Kampung Bojong Huni sebagai lokasi huntap.

Selain 27 unit rumah, lahan tersebut akan digunakan untuk fasilitas umum, seperti masjid, sarana pengajian, madrasah, dan akses jalan.

“Ada 27 rumah, sisa lahan untuk fasilitas umum seperti masjid, sarana pengajian, madrasah dan jalan. Pembebasan lahan sama Pemkab,” kata Abdul.

Pembangunan huntap merupakan bagian dari penanganan pascabencana longsor Kampung Gintung pada 24 Maret 2024. Bencana tersebut menyebabkan 25 rumah rusak berat dan 10 orang meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.

Pemkab Bandung Barat menargetkan pekerjaan cut and fill selesai dalam waktu sekitar tiga bulan. Setelah itu, pembangunan hunian bagi 27 keluarga penyintas akan dilanjutkan oleh BNPB.