Pewarta : Ayi Suherman
Kabupaten Sukabumi – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 akan dipusatkan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Pelaksanaan dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Kepastian tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Rencana Pelaksanaan TMMD ke-130 yang diikuti Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas bersama unsur Forkopimda di Ruang Data Makodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2026).
Paban V/Wilhanrat Sterad, Kolonel Inf Denny Noviandi, mengatakan TMMD ke-130 digelar serentak di 51 kabupaten/kota di Indonesia.
“TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 akan digelar di 51 wilayah Kodim Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia,” kata Denny.
Di Kabupaten Sukabumi, kegiatan tersebut menyasar pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat. Salah satu sasaran fisiknya adalah peningkatan jalan sepanjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 2,5 meter.
Selain jalan, TMMD juga mencakup pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni serta sejumlah fasilitas masyarakat.
Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengatakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi siap mendukung pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan penanganan.
“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Sukabumi selalu support dan mendukung kegiatan TMMD ini setiap tahunnya,” ujar Andreas.
Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga akan diisi sejumlah program nonfisik, di antaranya wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, serta penyediaan air bersih.
Khusus di Desa Mekarjaya, penyediaan air bersih menjadi salah satu perhatian. Sejumlah titik sumur bor disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.
Andreas mengatakan Desa Mekarjaya ditetapkan sebagai lokasi TMMD berdasarkan hasil survei dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan jajaran TNI.
“Wilayah tersebut dipilih karena membutuhkan percepatan penanganan pembangunan dan pelayanan dasar,” katanya.
Melalui TMMD, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar di wilayah sasaran dapat dipercepat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.













