Ragam

Gubernur Sumsel dan Bupati Ogan Ilir Groundbreaking Jembatan Air Arisan Mendang

adminsigiku.com
×

Gubernur Sumsel dan Bupati Ogan Ilir Groundbreaking Jembatan Air Arisan Mendang

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Heri Kusnadi

Kab. Ogan Ilir – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar melakukan groundbreaking pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang, Kamis (1/10/2026).

Jembatan beton tersebut akan menghubungkan Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Raja, dengan Desa Penyandingan, Kecamatan Sungai Pinang. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.

Kegiatan groundbreaking secara simbolis dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru didampingi Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar. Turut hadir sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Sumsel dan Kabupaten Ogan Ilir, Camat Tanjung Raja Dian Septa, Camat Sungai Pinang Edi Mawardi, Camat Rantau Panjang Mazlan, Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Faraguna, Danramil Tanjung Raja, serta masyarakat.

Herman Deru mengatakan pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang merupakan bagian dari program peningkatan sejumlah jembatan pada ruas jalan Jakabaring-Sungai Pinang.

Menurutnya, jembatan tersebut menjadi titik keempat dari 15 titik jembatan yang secara bertahap akan ditingkatkan dari jembatan besi menjadi jembatan beton.

“Jembatan ini akan memperkuat konektivitas Kecamatan Sungai Pinang dan Tanjung Raja, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan hasil usaha,” kata Herman Deru.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari pelayanan dasar pemerintah kepada masyarakat. Menurut Herman Deru, pembangunan tersebut didukung oleh penerimaan pajak yang dibayarkan masyarakat.

“Karena masyarakat rajin membayar pajak, dari pajak tersebut kita bisa membangun infrastruktur yang merupakan hak dasar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Herman Deru menambahkan, kondisi geografis Kabupaten Ogan Ilir yang memiliki banyak wilayah perairan membuat keberadaan jembatan menjadi bagian penting dalam konektivitas antardaerah.

“Jembatan di Kabupaten Ogan Ilir cukup banyak karena daerah ini merupakan daerah perairan,” katanya.

Ia memastikan pembangunan infrastruktur di Sumsel terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan konektivitas antarwilayah.

“Pembangunan infrastruktur terus kita lakukan secara bertahap dan merata, agar semakin banyak wilayah terhubung dan semakin besar peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mengatakan pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang akan memberikan manfaat terhadap waktu tempuh masyarakat, khususnya dari wilayah Tanjung Raja menuju Kota Palembang.

Menurut Panca, setelah akses tersebut terhubung, perjalanan dari Tanjung Raja menuju Palembang dapat ditempuh sekitar 15 hingga 20 menit, bergantung pada kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan.

“Kalau melalui jalan lintas timur, perjalanan dari Tanjung Raja menuju Palembang bisa memakan waktu hingga sekitar dua jam. Dengan adanya akses ini, waktu tempuh menjadi lebih singkat dan efektif,” kata Panca.

Ia menambahkan, akses tersebut tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Ogan Ilir, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan masyarakat dari daerah lain yang hendak menuju Palembang.

“Termasuk masyarakat dari Kayuagung yang hendak ke Palembang dapat memanfaatkan jalur ini karena lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Panca mengatakan ruas Palembang-Tanjung Raja juga memiliki arti penting bagi mobilitas masyarakat dari luar Kabupaten Ogan Ilir, termasuk pengguna jalan dari wilayah Sumatera Selatan maupun daerah lain di Pulau Sumatera.

“Ruas jalan ini bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan Kabupaten Ogan Ilir, tetapi juga masyarakat dari luar daerah, termasuk dari Provinsi Lampung dan daerah lain di Pulau Sumatera yang hendak menuju Palembang,” katanya.

Pembangunan Jembatan Air Arisan Mendang diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi barang dan kegiatan ekonomi di kawasan Tanjung Raja, Sungai Pinang dan wilayah sekitarnya.