Pewarta : Ester
Koran SINAR PAGI, Kota Medan,- Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman secara resmi membuka rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan, di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (12/12). Rapat dewan ketahanan pangan ini turut dihadiri oleh tim teknis Dewan Ketahanan Pangan, Bilter Sirait, Mewakili Dandim 0201/BS, Kapten Romi Sembiring, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muslim Harahap dan perwakilan dari OPD terkait.
Dalam sambutan Wali Kota Medan yang dibacakan Sekda mengatakan fenomena perubahan iklim yang sangat ekstrim dan semakin meningkatnya alih fungsi lahan pertanian untuk kepentingan pembangunan berdampak kepada semakin rendahnya tingkat produksi dan ketersediaan bahan pangan khususnya beras dan beberapa komoditas lainya.
Untuk itulah Wali Kota menilai rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan ini menjadi sangat penting sebagai langkah untuk menyatukan persepsi guna merumuskan kebijakan dan strategi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di Kota Medan secara bersinergi dan terintegrasi.
“Forum ini sangat strategis untuk pemantapan dan memperkuat sinergi kebijakan serta program ketahanan pangan yang dilaksanakan secara lintas sektoral dan multidimensi,” kata Sekda.
Untuk lebih mengoptimalkan kinerja Dewan Ketahanan Pangan dalam memberhasilkan pembangunan ketahanan pangan di kota Medan, maka Wali Kota meminta kepada seluruh pimpinan OPD terkait yang merupakan ketua-ketua pokja dan anggota Dewan Ketahanan Pangan agar lebih aktif melaksanakan tugasnya secara terkoordinasi dan bersinergi.
“Pimpinan OPD selaku ketua pokja dan anggota Dewan Ketahanan Pangan Kota Medan harus melakukan pemantauan serta pembinaan terhadap masalah kerawanan pangan baik di tingkat rumah tangga maupun diseluruh Kota Medan, khususnya guna mengantisipasi terjadinya anak gizi buruk dan gizi kurang di kota Medan.
Selain itu juga merumuskan kebijakan yang operasional terhadap perkembangan ketahanan pangan menyangkut distribusi, akses dan stabilitas harga bahan pokok khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional.” jelas Sekda.
Dalam kesempatan ini, Sekda Kota Medan juga melaunching aplikasi sipolan (sistem informasi pola pangan harapan). Aplikasi yang berisikan informasi mengenaikan pola pangan dan jumlah asupan gizi yang dikonsumsi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal pangan dan gizi masyarakat.
“Diharapkan dengan aplikasi ini masyarakat dapat mengetahui pola pangan yang harus dikonsumsi dan jumlah kebutuhan gizi setiap harinya.” harap Sekda.
Selain itu, Sekda juga menyarankan agar aplikasi sipolan ini dapat dimasukan kedalam website Pemko Medan sehingga masyarakat mengetahui mengenai aplikasi ini.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, Muslim Harahap menjelaskan aplikasi sipolan ini merupakan aplikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek kebutuhan gizi yang diperlukan oleh tubuh setiap harinya. Sebab kebutuhan gizi setiap orang tidaklah sama baik itu yang muda ataupun yang tua.
“Jadi dengan aplikasi ini masyarakat bisa mengetahui apa saja yang harus dikonsumsi setiap harinya sehingga masyarakat bisa mengontrol pola konsumsinya guna menjaga kesehatan tubuh.”Jelas Muslim.
Acara ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan penggunaan aplikasi sipolan dan juga pemaparan kondisi ketahanan pangan di Kota Medan.













