Pewarta : Jeky
Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Peringatan Nuzulul Quran yang jatuh di hari ke 17 bulan Ramadhan mesti dijadikan momentum merajut kembali silaturahmi pasca Pemilu yang sudah berlangsung dengan hasil rekapitulasi secara nasional di KPU RI.
Pada pelaksanaannya, saat Pemilu berlangsung tak lepas adanya gesekan – gesekan akibat kepentingan yang berbeda, hingga tentunya kadang bisa meretakan silaturahmi yang selama ini terjalin.
Namun dengan momen peringatan Nuzulul Quran semuanya harus bisa kembali seperti semula, seperti dikatakan Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo.
“Peringatan Nuzulul Quran ini kita jadikan ajang silaturahmi kembali Pasca Pemilu, mari kita pererat terus silaturahmi malalui ukhuwah islamiyah yang selama ini sudah terjalin jangan terpengaruh suasana politik yang sedang berlangsung”, ucap Kapolres saat memberikan sambutan di Mesjid Polres Sumedang, Rabu, (22/05/19).
Pada peringatan itu, nampak hadir sejumlah undangan dari seluruh elemen masyarakat Sumedang, dan acara pun berlangsung aman dan tertib sambil mendengarkan dua Kiyai kondang dari Buya KH M.Muhyiddin Abdul Kodir Almanafi, Pimpinan Ponpes Internasional Asyiga Walmahmudiyyah Sumedang, dan juga KH.Muhammad Abbas Billy Yssichsyi Al Husaini, Pengasuh PP Nadwaful Ummah Buntet Pesanten Cirebon.














