Pewarta : Imam K
Koran SINAR PAGI, Bangka,- Ratusan warga yang tergabung dalam nelayan Dusun Aik Hantu,Mapur,Tuing dan Matras dengan menggunakan perahu motor tadi siang mendatangi lokasi TI rajuk yang berlokasi di pesisir pantai Matras, pantai Parit Empat puluh Bedeng Ake kelurahan Sinarjaya. Sungailiat pemkab Bangka.
Kordinator aksi tersebut Bong Ngi Khew kepada KSP mengatakan kami akan bakar ponton TI itu apabila tidak dibongkar sekarang,karna TI rajuk ilegal ini telah merusak alam serta habitatnya
Mari bersama kita jaga alam kita ,kalau bukan kita siapa lagi yang menjaganya” ujar Bong Ngi Khew
dalam aksi tersebut nyaris adu fisik dengan pekerja TI ,untung pihak kepolisian sigap menyikapi hal tersebut hingga tidak terjadi adu fisik.
Kapolsek Sungailiat AKP Dedy Irawan seizin kapolres Bangka AKBP Aris Sulistiyo mengatakan lokasi ini akan kita seterilkan untuk selamanya tidak ada lagi kegiatan penambangan di sepanjang pesisir pantai ini.
sementara itu para penambangpun membongkar sendiri peralatan TI apung mereka yang sebelumnya sudah terjadi negoisasi antara perwakilan warga dan penambang yang dimediasi anggota polsek Sungailiat dan Babinsa setempat.













