Ragam

Warga Mulai Menyayangkan Alun – Alun Sumedang Seharga Rp 16 Milyar Tak Ditemukan Toilet

adminsigiku.com
×

Warga Mulai Menyayangkan Alun – Alun Sumedang Seharga Rp 16 Milyar Tak Ditemukan Toilet

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Revitalisasi alun – alun Sumedang yang menghabiskan anggaran hingga Rp 16 Milyar disayangkan warga Sumedang. Pasalnya dikatakannya pembangunan alun – alun itu ternyata luput dari penyediaan fasilitas umum seperti tempat buang air besar atau kecil ( toilet) yang dibutuhkan pengunjung.

“Sayang sekali kok tidak ada fasilitas toilet nya ya. Saya sudah berkeliling mencarinya tapi tidak menemukan. Masa harus ke toilet Masjid Agung”, ujar Aep Sudrajat (54) yang biasa dipanggil bah Aep, warga Kampung Cijambe, Dusun Cijambe Rt.07/02 Desa Cijambe Kecamatan Paseh, Sabtu, (14/3/20) di lokasi alun – alun.

Selain itu kata dia, fasilitas tempat buang sampah pun tidak memadai. Juga untuk tempat berteduh pengunjung tidak ada sama sekali.

“Kalau pengunjung kehujanan, masa harus berteduh ke kantor – kantor sekitar, atau Mesjid Agung. Harus nya ada fasilitas untuk berteduh juga”, ucap dia lagi.

Hal senada juga dikatakan Aceng Hermawan, warga Desa Dayeuh Luhur yang juga mantan anggota DPRD Sumedang dari Partai Demokrat. Dia pun sangat menyayangkan,

“Memang sangat di sayangkan alun – alun seharga Rp 16 Milyar ini tak ada fasilitas umum seperti toilet yang dibutuhkan pengunjung”, ujar nya, masih di lokasi alun – alun Sumedang.

Dia berharap, Pemda Sumedang segera memperhatikan hal tersebut,

“Pemda ( Sumedang) mesti segera menyediakan fasilitas tersebut, agar pengunjung tak kesulitan”, ujar Aceng.

Bahkan dikatakan warga lainya, Ade Suntara ( 45), warga Dusun Nyalindung Rt 01/08, Desa Nyalindung Kecamatan Cimalaka.

“Harus nya alun – alun seharga Rp 16 Milyar itu selain mnyediakan fasilitas toilet juga ada basemen untuk tempat parkir, seperti hal nya di alun – alun Kota Bandung”, jelas nya, kepada koransinarpagijuara.com ( Sabtu, 14/3/20).

Diketahui alun – alun Sumedang akan dibuka pada hari Sabtu ini, 14 Maret 2020 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil, pukul 15.00 Wib.