Peristiwa

Berkurangnya Nilai Bansos Terdampak Covid- 19 Disoal JPKP Sumedang, Ini Penjelasan Dari Gubernur Jabar

adminsigiku.com
×

Berkurangnya Nilai Bansos Terdampak Covid- 19 Disoal JPKP Sumedang, Ini Penjelasan Dari Gubernur Jabar

Sebarkan artikel ini

Pewarta Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Bantuan sosial terdampak Covid -19 tahap 3 dari Propinsi Jawa Barat yang kini sedang disalurkan kepada masyarakat ternyata nilai nya berkurang, pengurangan itu terlihat dari nilai uang yang sebelumnya Rp 150 ribu menjadi Rp 100 ribu, dan sembako berupa beras dari 10 kg menjadi 5 kg.

Terjadinya pengurangan itu mengundang pertanyaan warga Sumedang, salah satunya terlontar dari Ketua Jaringan Pengaman Kebijakan Pembangunan ( JPKP) Kabupaten Sumedang, Tresna Ratnasih,

” Pengurangan itu harus menjadi perhatian warga, kenapa kok sampai terjadi pengurangan. Ini perlu dipertanyakan…!!! “, tandas dia, di rumah nya, kepada koransinarpagijuara.com, Rabu (28/10/20).

Pengurangan nilai Bansos Jabar, ungkap nya lagi, jelas terlihat dari item uang dan beras,

” Uang nilai awal Rp 150.000 kini di tahap 3 cuma Rp 100.000. Dan Beras dari 10 kg menjadi 5 kg”, ungkap nya.

” Pihak Pemprop harus bisa menjelaskan dan transparan dalam hal ini. Kenapa bantuan nya bisa berkurang”, tandas nya.

Menyikapi hal itu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melalui Kepala Biro Humas Dan Keprotokolan Setda Propinsi Jawa Barat, Hermansyah,kepada koransinarpagijuara.com, Rabu, (28/10/20) menyatakan, mengakui memang penyaluran bansos terdampak Covid-19 tahap 3 nilainya kini berkurang.

Dikatakan dia, melalui Kordinator Sub Bidang Logistik, Sri Endang Marwati, bila pengurangan itu karena jumlah KRTS ( Keluarga Rumah Tangga Sasaran – red) bertambah.

” Dari jumlah KRTS awal di Jawa Barat sebanyak 1,3 juta, kini bertambah menjadi 1,9 juta KRTS”, ungkap Endang.

Selanjutnya Hermansyah mengakui, untuk bansos sebelum nya nilainya Rp 500.000 dengan rincian Rp 150.000 uang cash dan sembako Rp 350.000.

” Tapi kini di tahap 3 menurun menjadi Rp 100.000 uang cash, dan Rp 250.000 sembako”, jelas nya.

Hermansyah, menambahkan, jumlah penerima Bansos di Jabar, kini mencapai 1.907.274 KRTS. Dari jumlah itu paling banyak berada di Kota Bandung 9,88 persen, disusul Kabupaten Bandung 9,26 persen dan paling sedikit Kabupaten Pangandaran dengan jumlah 0,15 persen penerima.

“Untuk pendistribusian Bansos tahap tiga berlangsung selama 18 hari, dimulai sejak Selasa, 27 Oktober 2020, hingga 13 Nopember 2020”, pungkas nya.