Peristiwa

Ketua DPRD Buka Suara Terkait Enam Orang Jadi Tersangka Imbas Perusakan Pos Retribusi Parawisata

adminsigiku.com
×

Ketua DPRD Buka Suara Terkait Enam Orang Jadi Tersangka Imbas Perusakan Pos Retribusi Parawisata

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ayi Suherman

Kabupaten Sukabumi – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara angkat bicara menyoal 6 orang warga Ujung Genteng ditetapkan tersangka dalam kasus pengrusakan pos pungut retribusi menuju kawasan objek wisata Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Yudha Sukmagara mengungkapkan Indonesia sebagai negara hukum, sudah selayaknya memang sebagai warga negara yang baik menghormati hal itu.

“Ya kita serahkan saja kepada penegak hukum, pastinya dibalik itu ada hal hal yang juga perlu difahami bersama. Kita ini negara hukum kita serahkan kepada penegak hukum,” ungkapnya. Rabu (18/05/2022).

Lanjut Yudha, adapun masyarakat yang ditetapkan tersangka karena ketidak puasan terhadap pengeloaaan sampah di kawasan wisata Ujung Genteng, sementara pungutan retribusinya masih ditarik hal itu akan didalaminya.

“Pastinya itu sedang kita dalami, ada tugas pokok dan fungsinya masing masing tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengelolaan sampah itu,” jelasnya.

“Ya, saya rasa antara dinas pariwisata dengan dinas lingkungan hidup bagian kebersihan itu beda OPD, secara kinerja dilapangan terkait dalam hal sampah dan retribusi,” sambungnya.

Masih kata Yudha, sudah melakukan komunikasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) mengenai persoalan pengelolaan sampah di kawasan wisata, tidak hanya Ujung Genteng.

Tadi saya sudah komunikasi dengan pak sekda perihal mengenai itu, nanti kita dalami semoga kedepannya bisa diperbaiki dengan baik,” terangnya.

Yudha menegaskan, pengelolaan penanganan sampah di kawasan wisata menurutnya pemerintah harus hadir karena hal itu sudah merupakan tugasnya. Namun begitu, secara umum semua pihak harus ikut bertanggung jawab.

Sampah itu tugas permasalahan semuanya, seluruh pihak, baik pengunjung, orang disitu, juga pemerintah daerah, saya rasa perlu ada sebuah kesepahaman diantara kita masing-masing dari hati kita masing-masing, kita harus betul-betul bisa wear terhadap sampah di Kabupaten Sukabumi ini,” bebernya.

“Jadi jangan sampai buang sampah sembarangan, pemerintah harus bisa mempersiapkan dimana tempat membuang sampahnya, dan juga menghimbau masyarakat, baik itu pengunjung untuk selalu membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya.