Pewarta : Abd Haris
Kabupaten Buol – Kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum penyusup, terhadap Orator aksi dari Aliansi Peduli Masyarakat Buol saat menggelar aksi damai terkait kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol pada Selasa (32/05/2022), penanganannya kini diambil alih pihak Polda Sulawesi Tengah.
Pada awalnya aksi berjalan dengan damai, namun tiba – tiba ada salah satu oknum yang memanfaatkan situasi, hingga melakukan tindakan penganiayaan dengan memukul salah satu orator demo yang berinisial A, anak mantan orang nomor 1 di Kabupaten Buol.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lebam bahkan hingga mengeluarkan darah dari hidungnya.
Korban langsung di dibawa ke Polres Kabupaten Buol untuk melaporkan kasus tersebut.
Kapolres Buol, AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K saat di konfirmasi oleh awak media menngungkapkan bahwa penanganan kasus tersebut diambil alih Polda Sulawesi Tengah.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk menjaga situasi di Kab.Buol agar tetap kondusif.
“Dibutuhkan sinergitas antara pihak Kepolisian dan rekan – rekan insan Pers untuk menjaga Buol tetap aman dan kondusif,” ucapnya.
Disebutkan, diambil alihnya penanganan kasus tersebut oleh Polda Sulteng tentunya mempunyai alasan yang tepat, agar tidak merembet kemana-mana.
“Yang menjadi harapan kita bersama agar Kabupaten Buol tetap aman dan terkendali,” tegasnya.













