Ragam

JANUR Minta Walikota Tasik Tanggap Terkait Oknum Pejabat ASN dan Staf nya yang Terlibat Kredit Fiktif Bank CIJ

adminsigiku.com
×

JANUR Minta Walikota Tasik Tanggap Terkait Oknum Pejabat ASN dan Staf nya yang Terlibat Kredit Fiktif Bank CIJ

Sebarkan artikel ini

Keterangan FOTO : Kantor Bank CIJ (atas) Uus Firman (kiri bawah) Walikota Tasikmalaya (kanan bawah)

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, (Kota Tasikmalaya),-
Ketua Umum LSM Jaringan Nurani Masyarakat (JANUR) Uus Firman,SE,. meminta Walikota Tasikmalaya Drs H.Muhamad Yusuf untuk cepat tanggap memberikan sanksi kepada anak buahnya yang juga Oknum Pejabat ASN dan Staf di Bagian Pembangunan, yang diduga terlibat kredit fiktif hingga PT. BPR Cipatujah Jabar Perseroda (bank CI) Tasikmalaya, merugi hingga Milyaran rupiah.

Salah satu modus operandi jebolnya bank CIJ diantaranya akibat diterbitkannya SPK diduga bodong oleh salah satu oknum pejabat Kota Tasikmalaya dalam pakerjaan paket proyek di 9 titik dilingkungan Setda Kota, 8 titik diwilayah Kecamatan Cibeureum dan 1 titik diwilayah Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya yang juga melibatkan CV MG.

Sementara untuk paket proyek diduga fiktif yang sama, juga dilakukan oleh CV PJK dan CV TF yang beralamatkan di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Walikota jangan diem diem Bae, seharusnya cepat tanggap untuk menyikapi permasalahan yang melibatkan anak buahnya itu. Apalagi ini bukan uang kecil tapi uang besar yang diperkirakan Bank CIJ merugi hampir Rp 2,4 Milyar lebih,” kata Uus sambil memperlihatkan data data pinjaman diduga kredit fiktif ke 3 CV kepada koran Sinar Pagi, Sabtu (9/7/2022) sore tadi.

Walaupun berkas laporan dugaan kasus Kredit Fiktif ini sudah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Uus berharap Walikota Tasikmalaya selaku pemangku kebijakan setidaknya mengetahui permasalahan tersebut, apalagi dirinya mendengar oknum ASN yang juga staf di bagian Pembangunan berinisial D katanya sudah tidak pernah lagi masuk kerja.

“Seharusnya kedua oknum ASN kota Tasik yang terlibat ini bukan hanya dipanggil saja tapi diberi peringatan atau sanksi, apalagi katanya oknum ASN bagian Pembangunan D sudah jarang masuk kantor sebulan lebih,” ucap Uus.

Bahkan Uus menduga, Jebolnya kredit Fiktif Bank CIJ selain melibatkan oknum ASN pejabat dan staf Pemkot Tasikmalaya itu, diduga kuat melibatkan pihak orang dalam Bank CIJ.

“Biasanya sebuah kasus Korupsi disebuah lembaga, dilakukan secara berjamaah tidak sendiri sendiri,” pungkas aktivis ini yang dikenal memiliki jaringan khusus di Kejagung dan KPK.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, PT. BPR Cipatujah Jabar Perseroda (bank CIJ) Tasikmalaya, Bobol Milyaran Rupiah dari pinjaman kredit fiktif yang disalurkan kepada 3 perusahaan diantaranya, CV. PJK dan CV TF yang beralamat di Kabupaten Tasikmalaya dan CV MG yang beralamat di Kota Tasikmalaya. Bahkan kasus kredit fiktif ini melibatkan Oknum Pejabat ASN dan staf di bagian Pembangunan Kota Tasikmalaya Dan Kasusnya kini sudah masuk ke Kejaksaan Negeri Tasikmalaya.