Pewarta : Jeky Epsa
Koran SINAR PAGI,Sumedang,- Warga berasal dari tiga Desa yakni Desa Sirnamulya, Desa Girimukti dan Desa Mulyasari geruduk lokasi proyek di Sirnamulya.
Ketidakpastian tersebut menyangkut janji pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan dampak tol di Sirnamulya hanya didasarkan pada Anggaran perubahan.
Acara berlangsung sekira 3 Jam dengan agenda penyampaian pendapat yang langsung ditanggapi pihak pemerintah dan warga terdampak.
Dalam penyampaian aspirasinya warga tampak kecewa terutama lantaran tuntutannya belum juga mendapatkan kepastian.
Jika tidak juga mendapat kejelasan jangan salahkan kami jika kami hentikan proyek ini. Ancam salah seorang warga dalam orasinya, sebagaimana dituturkan Wardi.
Wardi mengatakan, pada prinsipnya warga tidak mempermasalahkan dengan dibangunnya proyek tol Cisumdawu, namun mereka meminta agar setiap dampak yang ditimbulkan agar diselesaikan dengan warga secara profesional.
“Bayangkan pak, sawah yang biasa kami tanami, sekarang tidak bisa difungsikan akibat dampak pengerjaan tol ini, bayangkan material dari atas ini masuk ke sawah.
Kerusakan sawah tidak bisa ditanami karena ada pergeseran dari atas lahan yang tengah dibangun. Sungai tidak berfungsi untuk mengairi sehubungan melebar karena volume air yang besar, sementara resapan air tidak ada akibatnya air turun, jelas hal ini menimbulkan masalah,” jelas dia.
Warga berharap akan kepastian lahan terdampak tepat berada di dalam terdampak di luar ROW.
Dalam pantauan Koran Sinar Pagi penyampaian aspirasi kepada pemerintah sempat memanas,
Bahkan salah satu warga dalam orasinya sempat mengancam akan menutup pekerjaan proyek karena pihak pemerintah dalam jawabannya tidak juga memberikan kepastian sesuai dengan keinginan warga.
Menurut warga pihaknya tidak merasa puas dengan jawaban dari pemerintah, mereka selalu saja melempar pada kewenangan pusat saja.
Dan selalu bilang hanya bisa memfasilitasi aspirasi warga saja.yah terkesan saling lempar saja, kata warga kesal.
Bahkan warga men- deadline dua Minggu untuk menyelesaikan, “Ya kita tunggu saja, namun bila tidak direalisasikan kemungkinan warga akan menutup proyek,”kata Wardi
Warga minta permasalahan terkait dampak minta dituntaskan dengan segera.
“Minta segera ada kepastian, karena warga menunggu bertahun-tahun”jelas kepala Desa
Sementara itu usai acara Kepala Desa Sirnamulya, Daryat, saat dikonfirmasi terkait penyampaian aspirasi warga, dia mengatakan, bahwa pihaknya minta pihak terkait segera menyelesaikan jangan sampai berlarut-larut.
“Saya berharap agar pihak terkait segera merespon aspirasi warga terdampak yang sudah sangat lama menanti kepastian,” kata Daryat.***













