Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Menjadi seorang wirausaha dengan rutinitasnya memproduksi hingga memasarkan produk merupakan bakat yang tidak dimiliki semua orang. Selain sibuk menjadi wirausaha Titin Rahmawati juga memiliki kewajiban menjaga toko milik bosnya. Lalu seperti apa kisah dunia kerja dan bisnisnya?….
Titin Rahmawati merupakan gadis desa anak pak RT diwilayahnya. Sejak menekuni ilmu kewirausahan, dirinya berbisnis menjual produk yang enak dilihat mata dan enak dikunyah mulut. Yaitu produksi mandiri hingga jualan secara langsung bibit tanaman dan bunga hias atau makanan ringan berbagai rasa untuk semua kalangan, serta asesoris karyanya sendiri untuk anak-anak.
Sejak pelajar Titin Rahmawati sudah memulai bisnis, dan sampai sekarang hampir 5 tahun tetap berbisnis, coba ceritakan sedikit pengalaman bisnis apa saja yang dijalani hingga saat ini perkembangannya?…
“Jadi dulu semenjak sekolah di SMK Tri Bintang Purwadadi Ciamis, awal mulanya dari pelajaran Kewirausahaan diarahkan atau disuruh berjualan sama gurunya. Berjualan apa saja yang menguntungkan. Prakteknya saya mencoba menjual makanan seperti Cilok, otak-otak dan lainnya. Saya keliling setiap kelas menjajakan jajanannya. Awalnya malu-malu, lama-lama setelah dapet uang makin semangat” jelasnya saat interaktif mengisi program unggulan Koran SINAR PAGI “30 menit weekend bersama jurnalis tentang Kisah Inspiratif Berbisnis” (1/3/2025)

Selain itu ada guru mata pelajaran lain juga juga yang materinya sama tentang bisnis. Nah saya memilih jualan bunga hidup agar berbeda dengan temen saya yang banyak memilih jualan makan. Disela-sela waktu luang saat tanggal merah/libur sekolah. Saya juga menyempatkan waktu berjualan makanan buat tambahan uang jajan dan buat bayar keperluan sekolah, seperti foto copy bahan pelajaran atau soal-soal buat ujian.
Dan makin lama saya jadi hoby berniaga atau berjualan. Apalagi seperti waktu pandemi orang-orang dilarang keluar rumah dan memilih berkebun di halaman. Sebab itu penjualan bunga laris manis. Namun setelah pemesanan bunga agak mereda. Setelah itu saya pengin coba bisnis lain, seperti makanan lagi yang awet dan tahan lama atau makanan kering. Misalnya lumring / lumpia kering dan kacang sembunyi, buat tambahan sehari-hari beli bensin sama beli kuota.
“Alhmdulillah disamping saya berbisnis juga sambil bekerja, jadi Alhmdulillah tidak hanya produk makanan. Tapi acesoris juga saya bikin sendiri, lalu dititipkan ke warung tempat saya kerja. Dan perkembangannya, Alhmdulillah disukai banyak orang, katanya mainanya bagus-bagus dan makannya juga enak & bikin nagih kata bocil-bocil yang beli langsung di toko”ucapnya
Menurutnya pengalaman yang paling berkesan yaitu paling seneng kalau ketemu pembeli yang amat sangat ramah itu bikin adem hati, melayaninya aku pun jadi seneng banget atau tambah semangat dalam diri. Tapi berbeda ketika ketemu pembeli yang amat sangat cuek, kitanya dicuekin jadi harus ekstra sabar dan harus murah senyum. Walau mereka tidak suka atau membalas senyumannya.
Kalau ditanya menjelang ramadan target bisnis seperti apa yang akan dicapai atau peningkatan omsetnya?…
Yang ingin dicapai saat ini yaitu omset itu meningkat, karena nanti mau lebaran dan butuh banyak uang buat keperluan lebaran nanti. Prinsipnya walupun nyari keuntungannya hanya sedikit dari setiap produk yang dijual, tapi kalau pelangganya banyak dan produksinya meningkat, lumayan jika keuntungannya dikumpulkan selama sebulan.
Dari pengalaman berbisnis sambil menjadi karyawan penjaga toko, hal apa yang paling berkesan dialami dan bagaimana memenjemen ke duanya?…
Cara memenjemen waktunya ialah karena waktu pulang kerjanya jam 4 sore jadi bisa memulai bisnisnya setelah sholat asar. Mulai produksi sore atau malemnya, nanti paginya sebelum berangkat kerja pesanannya dianterin lewat jasa kirim atau malem dikirim langsung ke pemesannya. Walau badan cape / lelah, karena harus ngelembur atau nganterin ke pelosok desa, tapi kalau ada orderan tiba-tiba cape pun jadi semangat. Apalagi ada ibu di rumah yang selalu membantu, kalau lagi keteteran atau berlipat pesannya.
Selama menjadi pembisnis, apa yang dicita-citakan ke depannya?… Kalau soal cita-cita saya inginnya jadi bos makanan yang dikenal banyak orang, aamiin Allohumma Aamiin
Sebagai muslimah yang cenderung mengikuti aturan agama islam, bagaimana upaya agar keuntungan dari berbisnisnya menjadi keberkahan?…
“Biar usaha kita lancar dan berkah jangan lupa untuk selalu menyisihkan sedikit hasil uang / berbagi kepada mereka yang lebih membutuhkan dari kita atau perlu dibantu”ungkapnya
https://www.koransinarpagijuara.com/2022/05/12/publik-baca-meningkat-pemda-banyumas-apresiasi-kinerja-publikasi-koran-sinar-pagi/













