Ragam

DNK, “Mr. Yo, Masa Depan PGRI”

adminsigiku.com
×

DNK, “Mr. Yo, Masa Depan PGRI”

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Avenk

Kota Tasikmalaya – Jelang pemilihan Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, dukungan terhadap Dr. H. Yonandi yang merupakan salah satu kandidat kuat untuk jadi nakhoda PGRI Kota Tasikmalaya periode 2025 – 2030 terus mengalir, salah satunya datang dari mantan Ketua PB PGRI, Dr. Dudung Nurullah Koswara M.Pd., menurutnya, PGRI Kota Tasikmalaya adalah PGRI yang potensial. Banyak kader kader terbaik dan militant.

“Diantara kader terbaik itu adalah Dr. H. Yonandi, Ia akrab dipanggil Mr. Yo, sosok potensilal dalam berbagai segi,” ujarnya kepada koransinarpagijuara.com, Jum’at (30/05/2025).

DNK menyebut, potensi pertama yang dimiliki Mr. Yo adalah secara akademik dan organisasi sangat berpengalaman. Ia mengenyam pendidikan tinggi di Perguruan tinggi terbaik (ITB, UNPAD, UPI). Selain itu Mr. Yo juga aktif di Organisasi PGRI, AKSI, FKKS 69, dan sejumlah organisasi lainnya sebagai dedikasi dan peningkatan kompetesnsi organisasi.

“Kedua, pengalaman prestasi banyak Ia lalui. Terbaru terpilih sebagai Kepala Sekolah SMAN terbaik se- Jawa Barat dalam seleksi EOTM. Plus prestasi dalam tata kelola satuan pendidikan SMAN yang selalu signifikan lebih maju dan berkembang,” tuturnya.

Selanjutnya yang ketiga adalah niat baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan, perlindungan dan apresiasi pada guru guru.

“Mr. Yo adalah pribadi enerjik dan menduplikasi KDM, Sang Gubernur Jawa Barat. Ia pun sangat dekat dengan sejumlah yokoh penting. Termasuk kedekatnnya dengan Wakil Menteri Pendidikan RI,” tambahnya.

Bagi DNK, bila Mr. Yo mau mewakafkan diri menjadi pemimpin di PGRI adalah sebuah anugerah. Lahir batin, Ia akan NGAHIJI, NGABAKTI, NGABUKTI. Ia juga tidak memanfaatkan kedudukan atau kekuasaan untuk mempolitisasi organisasi dan kepentingan pribadi.

“Pemimpin yang intimidatif dan memanfaatkan kedudukan untuk kepentingan pribadi bahaya bagi masa depan organisasi. PGRI organisasi unitaristik (semua jenjang), independen (merdeka) dan non partisan. DNK pun mengapresiasi kultur PGRI Kota Tasik yang selalu memilih pemimpin dari unsur guru atau kepala sekolah,” pungkasnya.