Pewarta : Lina SC
Kab. Bandung Barat — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat kinerja birokrasi melalui pelantikan puluhan pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (27/4/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, dengan total 68 pegawai yang resmi diambil sumpah jabatannya. Mereka terdiri dari 2 pejabat administrator, 17 pejabat fungsional, 26 CPNS yang diangkat menjadi PNS, serta 23 kepala sekolah.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur pemerintahan agar roda birokrasi berjalan lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail menegaskan, para ASN yang baru dilantik harus segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, serta menunjukkan kinerja nyata sejak hari pertama menjabat.
“Setiap individu harus mampu mengisi perannya secara optimal. Jangan sampai ada celah dalam pelaksanaan tugas, karena semua memiliki tanggung jawab atas amanah yang diberikan,” ujarnya.
Ia menekankan, rotasi dan pelantikan bukan sekadar agenda administratif, tetapi momentum untuk mempercepat capaian kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, masyarakat tidak boleh menjadi korban dari dinamika internal birokrasi. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta segera melakukan konsolidasi dan koordinasi cepat agar program kerja tetap berjalan tanpa hambatan.
“Pergantian jabatan adalah hal biasa dalam organisasi, namun pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti. Segera lakukan penyesuaian dan koordinasi agar tidak ada hambatan dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Selain itu, pelantikan kepala sekolah dinilai penting sebagai langkah memperkuat sektor pendidikan, sementara pengangkatan CPNS menjadi PNS diharapkan menambah energi baru dalam pelayanan pemerintahan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh pejabat, ASN, dan tenaga pendidik yang resmi menempati posisi maupun status baru di lingkungan Pemkab Bandung Barat.
Dengan pelantikan ini, publik kini menanti pembuktian kinerja nyata dari para pejabat baru, bukan sekadar pergantian nama dalam struktur birokrasi.













