Politik & Pemerintahan

Diskominfo Kota Sukabumi Selenggarakan Kegiatan Desk Data Statistik Sektoral

adminsigiku.com
×

Diskominfo Kota Sukabumi Selenggarakan Kegiatan Desk Data Statistik Sektoral

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Bidang Statistik, Persandian, dan Keamanan Informasi (Stadiksi) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Desk Data Statistik Sektoral Daerah pada 20–23 April 2026 lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan, akurasi, serta validitas data pembangunan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat dan terukur.

Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, menegaskan bahwa Desk Data Statistik Sektoral memiliki peran strategis dalam menyelaraskan data yang menjadi indikator kinerja utama daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada verifikasi data sektoral yang akan digunakan sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan pada tahun berikutnya.

Sementara itu, Statistisi Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi, Zulkarnain, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah menghasilkan pemutakhiran sejumlah dataset pada portal Open Data. Dataset yang diunggah merupakan kumpulan data terstruktur yang memuat informasi terkait pelaksanaan program pembangunan di berbagai perangkat daerah.

“Sebagian perangkat daerah telah mulai mengunggah dataset ke dalam portal Open Data sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan tersebut,” ucapnya, Rabu (29/04/2026).

Saat ini, lanjutnya, Bidang Stadiksi Diskominfo Kota Sukabumi terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti hasil Desk Data Statistik Sektoral, di antaranya melalui penyusunan dan penerbitan berita acara yang menyatakan validitas data.

Selain itu, monitoring juga terus dilakukan terhadap perangkat daerah yang belum melakukan pengunggahan data maupun penyusunan dokumen validasi dan verifikasi dataset.

“Upaya ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola data sektoral yang terintegrasi, akuntabel, dan mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif dan berbasis data” pungkasnya.