Politik & Pemerintahan

KDM Tekankan Pelestarian Lingkungan di Hari Jadi Ke – 19 Bandung Barat

adminsigiku.com
×

KDM Tekankan Pelestarian Lingkungan di Hari Jadi Ke – 19 Bandung Barat

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Herlina SC

Kab. Bandung Barat – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari arah pembangunan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pesan tersebut disampaikannya bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat, Jum’at (19/6/2026).

Dalam pesannya, Dedi mengingatkan agar kawasan pegunungan di Bandung Barat tidak terus – menerus dieksploitasi melalui aktivitas pertambangan yang berpotensi mengancam keberlanjutan lingkungan.

“Gunung – gunung tak boleh habis ditambang. Harus tersisa demi kepentingan masa depan,” ujar Dedi sebagaimana dikutip dari media sosial Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Menurut Dedi, Kabupaten Bandung Barat sebagai daerah yang terus berkembang harus mampu menata diri dengan baik melalui pembangunan yang berorientasi pada kemajuan peradaban dan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, pembangunan tersebut harus tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

Ia secara khusus menyoroti Kecamatan Cipatat yang dinilai memerlukan perhatian serius, terutama terkait kawasan tambang karst yang akan ditata seiring rencana pembangunan jalan lingkar Padalarang – Saguling – Cipatat.

Selain sektor lingkungan, Dedi juga mendorong penguatan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Lembang yang selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat. Menurutnya, Lembang perlu terus berbenah agar semakin menarik bagi wisatawan dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

“Lembang harus terus bersolek agar menjadi pusat kebahagiaan warga. Hotel-hotel harus penuh, restoran tidak boleh kehilangan pelanggan,” katanya.

Lebih lanjut, Dedi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pelestarian lingkungan melalui berbagai langkah konkret, seperti penghijauan kembali kawasan pegunungan yang gundul, pembersihan sungai, penataan lahan pertanian, serta pembenahan kawasan permukiman.

“Gunung-gunung harus mulai ditanam, sungai harus mulai dibersihkan, sawah – sawah harus mulai ditata, dan perkampungan harus mulai diurus,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan Kabupaten Bandung Barat tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus berjalan seimbang dengan upaya menjaga kelestarian alam. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi saat ini maupun generasi mendatang.