Pewarta : Ida
Kabupaten Bandung – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung kembali menunjukkan dedikasi di luar tugas utama memadamkan kebakaran. Kali ini, mereka membantu mengevakuasi jenazah seorang pria berbobot sekitar 200 kilogram yang sempat tertahan di rumah selama satu hari karena sulit dibawa menuju tempat pemakaman.
Jenazah pria berinisial R (31) dievakuasi dari rumahnya di Kampung Cinangsi, Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (19/7/2026). Almarhum meninggal dunia sehari sebelumnya dalam kondisi obesitas.
Kepala Seksi Penyelamatan Non Kebakaran Disdamkar Kabupaten Bandung, Sopandi, mengatakan pihaknya menerima permintaan bantuan sekitar pukul 08.00 WIB setelah keluarga dan warga mengalami kesulitan memindahkan jenazah yang memiliki berat badan mencapai 200 kilogram.
“Jenazah sempat berada di rumah selama satu hari karena keluarga dan warga kebingungan bagaimana membawanya ke lokasi pemakaman. Akhirnya RT dan pihak keluarga meminta bantuan kepada Damkar,” ujar Sopandi.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati akses pintu rumah terlalu sempit untuk mengeluarkan jenazah. Demi memperlancar proses evakuasi, tim terpaksa membongkar sebagian dinding rumah.
“Karena tidak memungkinkan dikeluarkan melalui pintu, kami membongkar papan dinding rumah agar jenazah bisa dievakuasi dengan aman,” katanya.
Setelah berhasil dikeluarkan, jenazah dibawa menuju area pemakaman menggunakan basket stretcher atau tandu penyelamatan berukuran besar yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan.
Di lokasi pemakaman, proses penurunan jenazah ke liang lahad dilakukan menggunakan tali khusus dengan melibatkan petugas dan warga yang telah bersiaga di dalam makam.
“Karena kedalaman makam masih memungkinkan, kami tidak menggunakan tripod rescue. Tandu diturunkan bersama-sama menggunakan tali hingga proses pemakaman selesai,” jelasnya.
Evakuasi tersebut melibatkan tim Rescue Mako Soreang dan Pos Damkar Pangalengan dengan total delapan personel.
Sopandi mengaku, ini merupakan pengalaman pertama timnya membantu proses pemakaman jenazah dengan kondisi obesitas ekstrem. Meski demikian, Damkar sebelumnya beberapa kali menangani evakuasi warga obesitas dalam situasi darurat, seperti membawa pasien ke rumah sakit maupun menyelamatkan korban yang terperosok ke selokan.
Seluruh rangkaian evakuasi hingga pemakaman berlangsung sekitar tiga jam dan selesai pada pukul 11.00 WIB.
Peristiwa ini kembali memperlihatkan bahwa tugas petugas pemadam kebakaran tidak hanya berkutat pada penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai operasi kemanusiaan yang membutuhkan kecepatan, keterampilan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

