Pria Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Cianjur, Polisi Selidiki Penyebabnya

0

Pewarta : Fadhel

Kota Cianjur – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang pria berinisial MIF (59), warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di saluran irigasi, Jumat (1/8/2026).

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga yang menemukan korban dalam posisi tersungkur di dalam saluran irigasi.

Petugas bersama relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur kemudian mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke RSUD Cianjur guna menjalani pemeriksaan medis.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan informasi dari keluarga dan warga, korban memiliki riwayat penyakit yang diduga kambuh saat sedang beraktivitas,” ujar AKBP Alexander.

Meski dugaan awal mengarah pada kondisi kesehatan korban, polisi memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Usai menjalani visum di RSUD Cianjur, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan warga, MIF sehari-hari bekerja mengatur debit air menuju kolam pemancingan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Korban juga diketahui kerap mengeluhkan sakit kepala.

Salah seorang saksi, Ajat, mengatakan awalnya ia melihat sepasang sepatu bot berada di atas saluran irigasi saat hendak pulang dari sawah. Karena merasa curiga, ia mendekat dan menemukan tubuh korban dalam posisi tersungkur.

“Saya melihat ada sepatu bot di atas saluran irigasi. Setelah saya dekati, ternyata ada tubuh korban dalam posisi tersungkur di saluran. Saya kemudian langsung memberi tahu warga dan melaporkannya ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Cianjur bersama tim PMI segera melakukan evakuasi karena warga memilih menunggu petugas untuk menangani korban.

Polres Cianjur mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan peristiwa serupa atau kondisi darurat di lingkungan sekitar, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan penyebab kejadian dapat dipastikan melalui proses penyelidikan.