Pemkot Sukabumi Kembangkan SukasAI, Perkuat Kinerja ASN di Tengah Pengetatan Belanja Pegawai

0

Pewarta : Fadhel

Kota Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengembangkan Sukabumi Smart Artificial Intelligence (SukasAI) sebagai Sistem Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah kebijakan penguatan fiskal daerah dan moratorium terbatas penerimaan pegawai.

Pengembangan SukasAI menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Sukabumi dalam merespons ketentuan Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, menyusul proporsi belanja pegawai yang telah melampaui batas ideal.

Selain membangun sistem AI, Pemkot Sukabumi juga menempuh dua langkah strategis, yakni meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menerapkan moratorium terbatas penerimaan pegawai tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

SukasAI dirancang sebagai platform AI milik Pemerintah Kota Sukabumi yang berfungsi sebagai AI Agent untuk mempercepat proses bisnis pemerintahan, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan produktivitas ASN.

Melalui sistem tersebut, pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan dua hingga tiga pegawai diharapkan dapat diselesaikan lebih cepat oleh satu pegawai dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan.

Ke depan, SukasAI akan dimanfaatkan oleh kepala daerah, pimpinan perangkat daerah, hingga seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi untuk mempercepat akses informasi, mengintegrasikan data secara real time, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berbasis digital.

Pengembangan SukasAI menjadi bagian dari transformasi menuju Smart Government, sekaligus upaya Pemerintah Kota Sukabumi membangun birokrasi yang modern, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.