Ragam

Nikmatus Sholikah: “Bakat Jurnalistik Modal Menguatkan Berbagai Keahlian”

adminsigiku.com
×

Nikmatus Sholikah: “Bakat Jurnalistik Modal Menguatkan Berbagai Keahlian”

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Malang)-, Dengan berkembangannya zaman ke era digital, bakat jurnalistik saat ini masih tetap dibutuhkan. Namun bakat ini hanya dimiliki mereka yang gemar menekuni dunia literasi dan tidak banyak mereka yang memiliki keahlian jurnalistik ini. Padahal bakat ini bisa difungsikan untuk berbagai kepentingan mengembangkan potensi diri. Mari kita simak penjelasan dari ahlinya.

Media cetak dan online Koran SINAR PAGI membuka interaktif dengan tema penulisan berita, opini dan press realese. Melalui wawancara bersama narasumber atas nama Nikmatus Sholikah yang memiliki jejak prestasi, relasi hingga tingkat internasional dan pengalaman jurnalistik yang mendalam. Diharapkan dapat menginspirasi generasi bangsa untuk memiliki bakat jurnalistik sebagai tambahan setiap keahlian yang ditekuni. Berikut isi interaktifnya:

Menurut Mba Nicmah apa perbedaan fungsi dari hasil karya tulis yang berbentuk berita, opini dan prees realse?… kalau berita itu sumbernya dari hasil wawancara dengan narasumber yang berwenang atau ahli dibidangnya. Sedangkan, opini merupakan pandangan seorang penulis yang dipublikasikan yang dilengkapi dengan data-data dan fakta hingga gagasan diirinya untuk membahas sampai menyelesaikan masalah. Dan press realse merupakan karya tulis yang disebar oleh humas intansi atau komunitas kepada wartawan.

Untuk opini biasanya kerangka penulisannya seperti jam pasir. Dibagian awal mengawali dengan sesuatu yang peting, lalu mengkerucut kepada inti dan pada ahirnya membahas yang lebih penting untuk menarik para publik bacanya, membaca sampai ahir. Kalau untuk kepenulisan opini harus tau batasan keahliannya. Jangan sesuatu yang bukan ahlinya, tapi memaksakan dibahas olehnya. Opini menjadi referensi publik untuk mengenal seseorang tentang kredibilitasnya, cermin dirinya melalui data yang disampaikan atau gagasannya.

Selanjutnya perlu diingat untuk kepenulisan press realse, isinya harus objektif, lugas dan tidak bias, bernilai win-win solusion. Saling menguntungkan banyak pihak, dan benar-benar informasi itu dibutuhkan masyarakat. Karena itu akan cenderung diterima oleh media sebagai bahan publikasi. Kan,  banyak press realse yang tidak diterima media.

Dan untuk kepenulisan berita, semakin berita itu berkualitas, dibutuhkan masyarakat lebih luas dan profesional maka nama jurnalis dan medianya akan lebih dipercaya publik, sampai berdampak meningkatnya reputasi medianya.

Menurut Nicmah, Dunia jurnalistik ini sangat dibutuhkan dan bisa difungsikan untuk berbagai bidang, mulai dari sosial, budaya, agama, ekonomi dan politik. Terasa dulu ketika SMP banyak prestasi yang diraih dan beasiswa. Awalnya dari kebiasaan membaca diperpustakaan sekolah hingga menghasilkan karya tulis. Membaca ini terbukti meningkatkan pengetahuan dan mempermudah menekuni berbagai keahlian.

Kalau di SMA, dulu sempat jadi ketua OSIS, dari sana Guru Pembimbing Ekstrakurikuler dan beberapa teman OSIS jadi pencetus Ekstrakurikuler Jurnalistik di sekolah. Terus pernah jadi juara mading se -kota Malang. Dan juara difestiaval kebudayaan Jepang dengan mading tiga dimensi. Ada juga dari keahlian nulis itu meraih juara karyatulis jenis esay.

Dan saat kuliah dulu sampai sekarang, dunia jurnalistik sangat membantu. Nicmah sekarang sudah proses tesis untuk meraih gelar magister ilmu komunikasi dari Universitas Brawijaya. Jadi inget dulu nulis skripsi beres 3 bulan dan lulus S1 dengan waktu 3.5 tahun lebih cepat. Karena kalau terbiasa nulis akan mudah membuat berbagai kerangka tulisan, terlatih menata pola pikir. Apalagi kalau dunia jurnalistik ini sebagai hobi, maka semua yang berhubungan dengan menulis pasti sangat menyenangkan, ucap Nicmah

Saat kuliah Nicmah pernah jadi asisten dosen, dan saat lulus diterima bekerja di TV One, banyak mendalami dunia jurnalistik insvestigasi dan penelitian. Di TV One saya 2,5 tahun di News Daily. 2,5 tahun di in-Depht News semi investigasi ya. Pekerjaan ini hanya cocok untuk mereka yang memiliki daya penelitian yang kuat dan tajam. Kita dilatih menyamar dan mempersiapkan narasumber sebelum prawawancara.

Saat ditanya bagaimana cara membuat karya jurnalistik yang tajam dan berkualitas untuk publik? Nicmah menjawab perlu ada data yang lebih jelas, transparan dari data yang belum pernah dibuka, lugas, alur kerangkanya tepat/runtut, sudut pandang dari sisi lain, bermakna kritis tapi disertakan solusinya.

Banyak orang yang padai menggunakan komunikasi melalui lisannya tapi kesulitan dalam komunikasi tulisan. Bagaimana pendapat Mba, agar seimbang?

Bakat itu tidak bisa dipaksakan, tapi semua bakat bisa dimiliki melalui proses latihan.

Mba Nicmah pastinya punya figur idola, boleh tau siapa saja idolanya dan alasannya?

Eyang Habibi, sempat ketemu langsung. Beliau orang yang fokus dibidang teknik, tapi memiliki pola pikir yang universal untuk kemajuan bangsanya. Melalui karya-karyanya sampai meluas saat ini terasa manfaatnya dari generasi ke generasi.

Lalu Buya Hamka, sastrawan penulis dan ahli agama yang paham berbagai bidang ataupun ideologi. Dan seorang penulis, Tere Liye tulisannya yang medayu-dayu dan puitis sangat menarik untuk kalangan milenial. Beliau, novelis terkenal, Beberapa Novelnya booming hingga di filmkan

Selain menulis juga Nicmah suka dengan memasak. Karena menurutnya, makanan akan mempengaruhi suasana hati dan akan mengharmoniskan suasana. Sangat beda makan dari karya seorang wanita memiliki ciri khas dan pemikat bagi penikmatnya. Dan pandai memasak adalah kodrat seorang wanita saat dirumah.

Dari berbagai tulisan yang dibuat Mba Nicmah, motivasi apa yang menjadi tujuan, disaat penulis lain memiliki motivasi komersil, eksistensi diri, mengabadikan gagasan ataupun beramal melalui tulisan?

Kalau tujuan Nicmah menulis itu untuk menyebar luaskan informasi yang bermanfaat dan dapat membentuk pola pikir dan kebiaasan di masyarakat yang lebih positif. Melalui tulisan ini seorang dapat dipercaya dan memperluas relasi untuk masa depanya.

Nicmah, perempuan yang memiliki ciri khas cepat dan tepat saat berbicara. Diahir wawancaranya menyadarkan generasi muda saat ini, tentang pentingnya membaca dan dunia jurnalistik. Kalian akan dapat ilmu baru, mengenal dunia luar, menjadi generasi yang berkualitas. Ujunganya kalau sudah suka dengan budaya membaca dan berkarya tulis, pasti akan ketagihan. Kalau sudah banyak karya tulisnya akan menjadi jalan mudah banyak dikenal atau diingat orang, saat dibaca akan memberikan manfaat yang lebih luas, jadi pahala yang mengalir.