Peristiwa

Nek Jahanah Berharap Pemerintah Membantu Memperbaiki Tempat Tinggalnya

adminsigiku.com
×

Nek Jahanah Berharap Pemerintah Membantu Memperbaiki Tempat Tinggalnya

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Nurjamin

Koran SINAR PAGI, Kab.Serang,- Jahanah (65) seorang nenek warga Kampung Cidahu, RT/001 – RW/002 Desa Cidahu, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, yang tinggal disebuah rumah atau lebih pas disebut gubug, seolah luput dari perhatian pemerintah setempat, padahal lokasi rumah reyot yang ditinggalinya bersama cucu laki – lakinya ini tidak Kantor Desa Cidahu.

Kepada koransinarpagijuara.com Nek Jahanah yang sehari – hari berjualan kangkung dengan penghasilan yang tidak seberapa ini mengaku pernah didatangi petugas dari desa setempat untuk pendataan bahkan kondisi rumahnya sempat pula difoto, untuk diajukan dalam program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), namun hingga saat ini belum ada realisasinya.

Kondisi Nek Jahanah yang sangat memprihatinkan ini tak jarang mengundang empati dari warga disekitarnya, “Untuk menutupi kebutuhan sehari – hari, selain berjualan kangkung keliling, Alhamdulillah banyak tetangga yang membantu, ada yang ngasih uang atau beras, saya sangat berterima kasih, semoga Allah membalas kebaikannya, Aamiin” ucap Jahanah, terharu.

Salah satu warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan, para tetangga berinisiatif menggalang dana untuk membantu memperbaiki rumah Nek Janah, dan terkumpul Rp.2 Juta.

“Warga sudah berupaya mengumpulkan sumbangan untuk membantu memperbaiki rumah Nek Jahanah, dan terkumpul dana sebesar Rp.2 Juta, ada juga warga yang memberi beras,” ujarnya.

Selanjutnya, uang tersebut dibelanjakan matrial seadanya, seperti selkon dan kusen pintu, tambahnya.

Suanda, Ketua RT 001/002 Desa Cidahu saat mendampingi Nek Jahanah mengungkapkan, rumah warganya tersebut sempat roboh di Bulan Puasa kemaren, “Saya sudah mengajukan ke pihak desa soal rumah ibu Jahanah ini dan pihak desa juga sudah sempat melihat sekaligus didata,” katanya.

Nenek Jahanah sangat berharap perhatian dari pemerintah untuk membantu memperbaiki rumahnya, “Saya sangat berharap, pemerintah membantu memperbaiki rumah saya ini,” ucapnya.

Nek Jahanah mengaku selalu diliputi rasa was – was saat memasuki musim penghujan, karena sudah bisa dipastikan rumahnya akan bocor.

“Apalagi kalau hujan malam hari, saya pasti tidak bisa tidur nyenyak, karena bocor disana – sini,” katanya, tertunduk sendu.