Pewarta : Alex
Koran SINAR PAGI, Kab.Pandeglang – Beberapa waktu terakhir, ini ada sejumlah media Online yang memuat berita terkait dugaan pemotongan dan Pengolektipan Kartu ATM bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Desa Kertaraharja Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.
Dalam berita yang dimuat, disebutkan adanya pemotongan uang bantuan PKH dan Pengolektipan Kartu ATM PKH tersebut yang dicairkan langsung oleh salah seorang pendamping PKH di salah satu Brilink, Kamis (15/04/2021).
Pendamping PKH, Madroi saat dimintai keterangan menjelaskan, selama ini dirinya mengaku tidak pernah memegang Kartu ATM PKH milik KPM PKH apalagi sampai mencairkan bantuan PKH tersebut tanpa sepengetahuan KPM.
Ia beralasan, itu bukan tugas dan fungsinya sebagai PKH, “Kalau mendampingi KPM ketika pencairan bantuan tersebut iya, itupun bersama – sama dengan KPM ke agen Brilink terdekat, dan kalau memang ada pihak yang dirugikan oleh saya, KPM yang mana saya ingin tau dan apa yang saya rugikan dan siapa yang saya pungut atau saya potong ?,” ujarnya.
Lanjut Madroi, setiap pencairan bantuan tersebut dirinha selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan, “Sebelum menghadap ke kecamatan, saya minta izin dulu ke pak camat, beliu ada waktu, karena kami takut kalau langsung datang pak camat sedang tidak ada dikantor,” tuturnya.
Selain itu, tambah dia, setiap ke kecamatan selalu membuat foto dukumentasi, sehingga dia mengaku aneh sekaligus heran ketika camat bilang kalau dirinya belum pernah koordinasi, ucapnya.
“Saya merasa terganggu dan dirugikan dengan adanya isu yang disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, ini sangat berdampak di lapangan,” katanya lagi.
Madroi meminta agar semua pihak untuk tidak terpengaruh pada berita hoaks, ketika mendapat informasi sensitif yang melibatkan banyak pihak, pungkasnya.
Ditempat berbeda Ratna, salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, saat dimintai keterangan mengatakan, Kartu ATM PKH miliknya tidak pernah dipinta ataupun dicairkan oleh orang lain, apalagi dipinta uang oleh pendamping.
“Itu tidak pernah, malahan Pak Madroi selalu membantu kami dan mendampingi ketika pencairan, dan kami merasa sangat terbantu dengan adanya program PKH, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Madroi yang selalu membantu kami,” pungkasnya.
Hal serupa diungkapkan oleh Siti, KPM PKH lainnya, dia tidak pernah merasa dirugikan atau diminta uang sepeser pun oleh Madroi, malah sebaliknya Madroi selalu membantunya, “Kami selalu didampingi ketika mau mencairkan bantuan dan saya ucapkan terima kasih kepada Pak Madroi,” pungkasnya.













