Pewarta: Dwi Arifin
Koran Sinar Pagi ( Kota Bandung)-, Sehubungan dengan terjadinya kekisruhan yang mengakibatkan terjadinya gejolak dan ketidaknyamanan para guru dan dosen. Dengan diterbitkannya RUU Sidiknas yang telah dimasukkan ke Prolegnas tahun 2022. Terkait hilangnya tunjangan profesi guru, tunjangan profesi dosen dan tunjangan guru terpencil dalam draft RUU tersebut. PGRI Provinsi Jawa Barat secara resmi menyampaikan pernyataan sikap dan permohonan pelibatan organisasi profesi PGRI.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Dede Amar M.M.Pd menyatakan rancangan undang-undang tentang Sisdiknas perlu diperbaiki dan mengakomodasi masukan, saran dan usul dari berbagai komponen termasuk organisasi profesi. “Selain itu perihal tunjangan profesi, baik guru dan dosen, tunjangan guru terpencil. Serta tunjangan kehormatan yang sudah tersurat dalam RUU pasal 127 ayat 10 versi April 2022 agar dimasukkan kembali pada draft RUU versi Agustus 2022 yang dikirim ke Prolegnas,” jelasnya saat wawancara khusus bersama Media Cetak & Online Koran Sinar Pagi bersama Majalah Sunda Mangle di ruang kerjanya (20/9/2022)
Selanjutnya PGRI Jabar meminta kepada pemerintah pusat agar memberikan kesejahteraan guru di atas minimal dan kemaslahatan tambahan sesuai amanat UU No.14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pada pasal 14 s.d 20 untuk guru dan pasal 51 s.d 60 untuk dosen.
“Kami juga mengharapkan perencanaan dan pembahasan terkait dengan kebijakan yang berhubungan dengan pendidikan, termasuk pendidik dan tenaga kependidikan agar dilakukan oleh Tim atau pokja yang berasal dari unsur organisasi profesi atau kepakaran lainnya. Secara kompfrehensif agar dapat menghasilkan keputusan terbaik,”ucapnya
PGRI Jabar juga sebagai organisasi profesi yang menaungi pendidik dan tenaga kependidikan di daerah, wajib diikutsertakan dan dilibatkan dalam berbagai kebijakan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat yang berhubungan dengan pendidikan.
Pernyataan ini disampaikan dengan harapan mendapatkan dukungan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik dan ikut mendorong ketercapaian visi, misi dan tujuan pemerintah dalam program pendidikan.
“Kami juga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya selama ini, antara PGRI Jabar dengan gubernur provinsi Jawa Barat,”ungkapnya
https://www.koransinarpagijuara.com/2021/12/24/koran-sinar-pagi-programkan-30-menit-weekend-bersama-kadisdik-jawa-barat/
http://www.koransinarpagijuara.com/2022/09/13/hari-kunjung-perpustakaan-2022-kadispusipda-jabar-gemakan-budaya-baca-membaca-budaya/
http://www.koransinarpagijuara.com/2022/08/29/ferdy-sambo-farel-prayoga-masa-kejayaan-kehancuran-dipergilirkan-antara-manusia/
http://www.koransinarpagijuara.com/2022/08/04/wanita-ulama-gemar-berorganisasi-berkarya-tulis-raih-beasiswa-doktoral-kemenag-ri/
https://www.koransinarpagijuara.com/2022/06/26/media-cetak-diprediksi-lebih-menyehatkan-akal-pikiran-dibandingkan-media-sosial/














