Ragam

Dosen UM Palembang Terpilih Jadi Presenter di Acara International Indonesia Forum

2
×

Dosen UM Palembang Terpilih Jadi Presenter di Acara International Indonesia Forum

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Heri Kusnadi

Kabupaten Ogan Ilir – Muhamad Afdoli Ramadoni, M.Sos, Dosen di Fakultas Agama Islam UM Palembnag, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska, Riau terpilih menjadi salah satu Presenter dalam gelaran International Indonesia Forum, Selasa – Rabu (11-12/07/2023), di Hotel Jatra Pekanbaru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para presenter dari dalam dan luar negeri, seperti, National Chung Cheng University Taiwan, VU Amterdam Neterlands, National Sun Yat-Sen University Taiwan, University of Western Australia, International Indonesia Forum USA, University Chengchi University Taiwan, National Yang Ming Chiao Tung University Taiwan.

Selain itu tampak pula presenter dari EWC Hawwai, Universitas Gajah Mada, UIN Suska Riau, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Atmajaya Yogyakarta, LSPR Intstitue of Communcation and Business, IAIN Syeikh Nurjati Cirebon, Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Andalas Padang dan UIN Raden Fatah Palembang.

International Indonesia Forum (IIF) adalah organisasi yang mengadakan seminar interdisipliner tahunan di Indonesia untuk memfasilitasi kegiatan interaktif serta partisipasi peneliti baik di dalam maupun luar negeri dalam bidang riset.

Konferensi Internasional Indonesia Forum ke -16 Tahun 202 ini mengusung tema “The Power of Words: Communication and Message in Indonesia”, dimana tema tersebut mencakup topik-topik tradisi lisan (budaya lisan), dakwah Islam, Komunikasi Politik, Periklanan dan Media Sosial.

Dalam kegiatan berskala internasional tersebut Muhamad Afdoli Ramadoni, M.Sos yang merupakan Dosen Komunikasi FAI UM Palembang turut menyumbangkan idenya dibidang Komunikasi Politik dengan judul riset “Political Dynasty in Government (2017-2026) Options of Reginonal Elections in Province South Sumatera“.

Dikatakan Afdoli, penelitian ini dianalisis menggunakan teori modal yang dikembangkan oleh Pierre Bourdieu. Dalam teorinya tersebut, Ia menjelaskan bahwa suatu proses dominasi sosial berkaitan erat dengan situasi sumber daya capital (modal).

Menurut Bourdieu, lanjut Afdoli, modal secara prinsip terdiri dari beberapa kategori diantaranya adalah modal sosial, modal ekonomi, modal kultural, dan modal simbolik.

“Dengan melakukan analisis terhadap keempat kategori modal yang dimiliki kepala daerah dengan berlatar belakang dinasti, peneliti dapat menelaah faktor-faktor yang mempengaruhi adanya dinasti politik pada Pilkada di Provinsi Sumatera Selatan,” jelasnya

Disebutkan, Forum Internasional Indonesia ke-16 mengundang para sarjana dari seluruh komunitas ilmiah untuk mempresentasikan penelitian yang menekankan komunikasi dan pesan yang disampaikannya dalam berbagai disiplin ilmu, terkait dengan berbagai isu
dan konteks sosial yang beragam di Indonesia dan budaya masyarakat Indonesia.