Liputan Khusus

Semakin Banyak Deklarasi Dukungan Menjelang Pencoblosan, Pasangan Ayeuna Optimis Raih 40% Suara di Pilwalkot Bandung

adminsigiku.com
×

Semakin Banyak Deklarasi Dukungan Menjelang Pencoblosan, Pasangan Ayeuna Optimis Raih 40% Suara di Pilwalkot Bandung

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung No.4, Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar Ma’seom bertambah optimistis setelah melihat semakin banyaknya deklarasi dukungan menjelang pemungutaan suara pada 27 November 2024 mendatang.

Yena Iskandar Ma’soem Calon Wakil Wali Kota Bandung menyampaikan pasangan Arfi-Yena / Ayeuna menargetkan 40 persen perolehan suara atau setara kurang lebih sekitar 600 ribu suara.

“Pasangan Ayeuna bertambah optimistis setelah melihat semakin banyaknya deklarasi dukungan menjelang pemungutaan suara nanti pada 27 November 2024” jelasnya kepada media cetak dan online Koran SINAR PAGI setelah mengunjungi kantor redaksi Majalah Mangle pagi hari ini.

Yena Iskandar Ma’soem mengungkapkan bahwa kunjungan hari ini ke kantor redaksi Majalah Mangle merupakan kunjungan hubungan baik yang sudah lama terbina, jadi bukan secara tiba-tiba.

“Kehadiran media massa bagi masyarakat merupakan penyebar informasi terbaik, apalagi media massa Majalah Mangle yang tampil dengan berbahasa daerah. Kebetulan Majalah Mangle dan saya sama-sama lahir di bulan November, melalui pertemuan hari ini sebagai dukungan untuk kemajuan Majalah Mangle kedepannya” ungkapnya saat interaktif bersama para pemimpin, wartawan dan staf Majalah Mangle.

Pemimpin Redaksi Majalah Mangle Ensa Wiarna bersama Pemimpin Perusahaan didampingi karyawan serta staf kantornya saat pertemuan tersebut menjelaskan tentang agenda ulang tahun Majalah Mangle yang ke 67 Tahun pada tanggal 21 November 2024.

“Dalam waktu dekat rencananya Majalah Mangle akan melaunching media online Mangle pada puncak perayaan ulang tahun Majalah Mangle tahun ini. Kedepannya secara khusus media online tersebut akan ditargetkan memiliki lebih banyak publik baca dari kalangan generasi muda sebagai upaya transformasi dalam mengelola media massa”jelasnya