Hukum & Kriminal

Terkait Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan Sadis, Massa Dari Korban Datangi Polres Metro Depok, Desak Tangkap Pelaku

adminsigiku.com
×

Terkait Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan Sadis, Massa Dari Korban Datangi Polres Metro Depok, Desak Tangkap Pelaku

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Anis

Kota Depok – Ratusan Massa Keluarga Korban Gerakan Maningkamu Pelauw (GMP) bersama Aliansi Masyarakat Maluku (AMMAL) Kota Depok, mendatangi Polres Metro Depok, Senin (5/1/2026), untuk menuntut keadilan atas meninggalnya seorang pemuda berinisial WAT yang diduga akibat dianiaya oleh beberapa warga sipil bersama anggota TNI AL di Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

Aksi massa berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Para peserta aksi membawa poster dan menyampaikan orasi secara bergantian, meminta kepolisian bertindak cepat dan transparan dalam mengusut kasus yang telah menelan korba jiwa tersebut.

Kuasa hukum keluarga korban Azis Talaohu dalam pernyataan Kepada Wartawan, mempertanyakan lambannya penanganan perkara. Ia menyoroti peristiwa penganiayaan yang terjadi Jumat (2/1/2026), tetapi hingga hari ini lokasi kejadian perkara (TKP) disebut belum dipasangi garis polisi.

Menurut kuasa hukum, kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan keluarga terhadap proses penegakan hukum di Polres Metro Depok.

Ia menegaskan bahwa keluarga hanya menginginkan keadilan dan penanganan kasus yang profesional tanpa tebang pilih.

Ketua Umum AMMAL, H. Moren menyatakan, keprihatinan mendalam atas tindakan main hakim sendiri yang merenggut nyawa manusia. Ia menekankan bahwa permasalahan seharusnya dilaporkan ke pihak berwajib seperti Babikamtikmas atau Babinsa yang selalu bertugas ditengah – tengah masyarakat.

“Binatang saja kita diperintah untuk memperlakukannya secara baik, apalagi itu manusia. Dia meninggal, istrinya jadi janda dan tiga anak yang masih kecil-kecil,” ujar H. Moren dengan nada tegas di halaman Kantor Polres Metro Depok.

H Moren minta dengan tegas kepada Polres Metro Depok untuk segera menangkap pelaku lain sehingga diharapkan Kota Depok ini tidak ada lagi hal-hal seperti begitu terjadi.