Pewarta : Kartini
Kabupaten Berau — Upaya perbaikan jalan poros nasional yang menghubungkan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, terus dipercepat guna menjaga kelancaran konektivitas antar wilayah. Penanganan dilakukan melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Kalimantan Timur di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN), dengan fokus pada ruas menuju perbatasan Bulungan.
Metode pekerjaan yang dilaksanakan saat ini meliputi pengaspalan ulang (overlay) dan penambalan (patching) pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Kalimantan Timur, Ariesta Andayani Trihandoko, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan lokasi yang dinilai paling mendesak.
“Panjang penanganan sekitar 200 hingga 300 meter yang tersebar di tiga titik. Untuk pekerjaan overlay dilakukan pada badan jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pekerjaan masih berlangsung dan dijadwalkan berlanjut hingga bulan depan, khususnya di ruas Simpang Tiga Maluang hingga batas Bulungan.
Menurutnya, fokus utama saat ini diarahkan pada penanganan lubang jalan yang jumlahnya cukup banyak dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Meski demikian, penanganan di sejumlah titik tersebut diharapkan mampu menjadi langkah awal untuk memastikan akses jalan tetap fungsional sambil menunggu peningkatan yang lebih menyeluruh.
“Harapannya akses Berau–Bulungan semakin baik, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dapat berjalan lebih lancar,” jelas Ariesta.
Perbaikan ruas strategis ini dinilai penting karena menjadi jalur utama pergerakan masyarakat, distribusi barang, serta penguatan konektivitas ekonomi antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.













