Pewarta : Moh. Sangkut
Kabupaten OKI – Sejumlah warga Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memanfaatkan kondisi sungai yang mulai surut pada musim kemarau untuk mencari ikan sebagai salah satu sumber pemenuhan kebutuhan sehari – hari.
Pada Senin (15/6/2026) sore, terlihat warga memasang tangkul di sekitar bawah jembatan Desa Tanjung Aur. Aktivitas tersebut menjadi rutinitas tahunan yang dilakukan masyarakat saat debit air sungai menurun.
Salah seorang warga berinisial YN mengaku telah memperoleh hasil tangkapan yang cukup baik. Ia mengatakan, pada pagi hari berhasil mendapatkan Ikan Nila dengan berat lebih dari 1 (satu) Kilogram menggunakan Tangkul yang dipasang di sekitar aliran sungai bawah jembatan desa.
“Alhamdulillah, pagi tadi saya mendapatkan Ikan Nila lebih dari 1 (satu) Kilogram dari Tangkul yang dipasang di bawah jembatan,” ujarnya.
Menurut YN, kegiatan mencari ikan di sungai bukan hal baru bagi warga, khususnya kaum perempuan. Saat musim kemarau tiba dan kondisi sungai semakin dangkal, berbagai jenis ikan lebih mudah ditemukan.
Adapun jenis ikan yang kerap diperoleh warga antara lain Ikan Nila, Tawes, Betok, Sapilkang, dan Gabus. Hasil tangkapan tersebut umumnya dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga maupun menambah penghasilan rumah tangga.
Sungai yang digunakan masyarakat untuk mencari ikan merupakan kawasan aliran Sungai Bebas Lelang Lebak Lebung (L3), sehingga warga dapat memanfaatkan sumber daya perikanan di wilayah tersebut sesuai ketentuan yang berlaku dan tanpa larangan dari pemerintah setempat.
Masyarakat berharap keberadaan sungai tetap terjaga dan dapat terus menjadi sumber mata pencaharian bagi warga Desa Tanjung Aur. Selain sebagai sumber kebutuhan pangan, sungai tersebut juga menjadi penopang ekonomi masyarakat, terutama pada musim kemarau.
“Kami berharap kondisi sungai tetap terjaga karena menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat sehari hari,” ungkap salah seorang warga.

