Kepala Dinas Pendidikan Berau Pastikan Program Pendidikan Menjangkau Seluruh Wilayah

0
9

Pewarta : Abd. Haris

Tanjung Redeb – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Hj. Mardiatul Idalisah, terus mengintensifkan pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program strategis di sektor pendidikan. Melalui kunjungan lapangan, koordinasi lintas pemangku kepentingan, hingga penguatan kebijakan, seluruh program dipastikan berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat bagi peserta didik maupun tenaga pendidik di seluruh wilayah Kabupaten Berau.

Sepanjang Juli 2026, Hj. Mardiatul Idalisah secara aktif turun langsung memantau implementasi kebijakan prioritas. Salah satunya adalah pelaksanaan program seragam sekolah gratis Tahun Ajaran 2026/2027 yang didukung anggaran sebesar Rp16 miliar. Program tersebut diperuntukkan bagi 11.717 siswa baru kelas I Sekolah Dasar dan kelas VII Sekolah Menengah Pertama. Dalam keterangannya, ia juga menegaskan bahwa seluruh satuan pendidikan dilarang mewajibkan pembelian seragam tambahan yang dapat membebani orang tua peserta didik.

Pemerataan layanan pendidikan hingga wilayah kepulauan turut menjadi perhatian. Pada 13 Juli 2026, Kepala Dinas meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 001 dan SMP Negeri 2 Pulau Derawan. Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk berdialog dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik guna memastikan proses pembelajaran berlangsung optimal tanpa adanya kesenjangan layanan. Sementara pada 15 Juli 2026, Dinas Pendidikan memastikan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berjalan lancar, aman, dan seluruh calon peserta didik telah tertampung sesuai daya tampung sekolah.

Komitmen terhadap pengembangan potensi peserta didik juga diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan pendidikan dan olahraga. Pada 14 Juli 2026, Hj. Mardiatul Idalisah menghadiri kegiatan **ITHACA Futsal Coaching Clinic** bersama PSS Sleman di Kecamatan Gunung Tabur sekaligus menyerahkan bantuan penunjang pendidikan kepada sekolah dan yayasan setempat.

Di bidang penguatan kurikulum, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menegaskan kesiapan penerapan muatan lokal **Bahasa Banua** pada seluruh jenjang SMP mulai Tahun Ajaran 2026/2027. Buku ajar dan modul pembelajaran telah disiapkan sebagai pendukung implementasi kurikulum, dengan rencana perluasan ke jenjang SD pada Tahun Ajaran 2027/2028. Sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis lingkungan, seluruh sekolah juga diinstruksikan menginventarisasi lahan kosong yang dimiliki agar dapat dimanfaatkan menjadi lahan produktif pendukung kegiatan belajar mengajar, dengan SD 001 Tumbit Melayu menjadi salah satu contoh implementasi yang berhasil.

Di sektor pembangunan sarana pendidikan, Dinas Pendidikan terus memastikan kesiapan administrasi maupun kelayakan lokasi pembangunan tiga ruang kelas baru di SD Filial Semindal, Kecamatan Biatan Ilir, yang didukung anggaran sebesar Rp890 juta. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah kampung dan kecamatan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan pembangunan.

Sementara itu, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik juga menjadi fokus perhatian. Dinas Pendidikan menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Berau terkait pemberian tambahan penghasilan sebesar Rp1,25 juta per bulan bagi guru dan tenaga kependidikan jenjang PAUD hingga SD yang memenuhi persyaratan. Di saat yang sama, pemetaan kebutuhan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Berau terus dilakukan sebagai dasar penyusunan program pembangunan berikutnya.

Selain menjalankan agenda prioritas, Kepala Dinas Pendidikan juga mengawal sejumlah program strategis secara berkelanjutan, di antaranya percepatan penerbitan Surat Keputusan bagi 389 guru honorer dengan masa kerja di bawah dua tahun agar memperoleh Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), akses Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta hak-hak lainnya sesuai ketentuan. Transformasi Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) menjadi Komunitas Belajar juga terus didorong untuk meningkatkan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. Di sisi lain, optimalisasi pengelolaan aset daerah berhasil meningkatkan pendapatan aset dinas secara signifikan, sementara layanan pengaduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR! terus diperkuat sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Melalui berbagai langkah tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan hingga ke seluruh pelosok daerah, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.