Pewarta : Ida
Kabupaten Cianjur – Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas Kelas IIB Cianjur berhasil digagalkan petugas pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang mantan narapidana berinisial G (25) diamankan setelah kedapatan membawa cairan diduga Narkotika Sintetis yang disembunyikan di dalam sepatu.
Pelaku diketahui datang ke Lapas dengan dalih hendak mengunjungi salah satu warga binaan. Namun, gerak-geriknya yang mencurigakan sejak proses pendaftaran membuat petugas langsung meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, mengungkapkan bahwa pelaku bahkan nekat menggunakan identitas milik orang lain untuk bisa masuk ke area lapas.
“Dari awal masuk memang gerak – geriknya sudah mencurigakan. Saat diperiksa, ternyata yang bersangkutan menggunakan identitas atau KTP bukan miliknya,” ujar Prayogo, Sabtu (9/5/2026).
Saat dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas menemukan botol semprot plastik berisi cairan berwarna hijau beraroma alkohol yang disembunyikan di dalam sepatu pelaku. Meski sempat berdalih cairan tersebut hanyalah parfum, petugas menduga kuat cairan itu merupakan Narkotika Sintetis Cair yang akan diedarkan di dalam Lapas.
Ironisnya, pelaku diketahui merupakan residivis yang baru bebas pada Maret 2026 lalu. Cairan tersebut diduga akan diserahkan kepada seorang narapidana kasus narkoba yang sedang menjalani hukuman di dalam lapas.
Selain cairan mencurigakan itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa KTP palsu, telepon genggam, dompet, hingga beberapa bungkus rokok.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cianjur, Tatang Sunarya, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman dan uji laboratorium terhadap cairan tersebut.
“Ini berupa cairan yang menurut keterangan pembawanya adalah zat kimia yang akan dicampur dengan media lain, yaitu tembakau. Untuk itu, kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya.
Kasus ini kembali menjadi alarm keras bagi peredaran Narkoba di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan. Menyikapi kejadian tersebut, pihak Lapas kini memperketat pengawasan terhadap seluruh pengunjung dan barang bawaan guna menutup celah penyelundupan barang terlarang dengan berbagai modus baru.













