Pewarta : Ida
Kota Bandung – Anggota DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga mendorong Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Kota Bandung memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan kota.
Menurutnya, potensi intelektual, profesional, dan sosial yang dimiliki para alumni Unpad dapat menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan gagasan serta solusi konkret bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rendiana saat menghadiri pelantikan pengurus IKA Unpad Kota Bandung periode 2026 – 2030 di Pendopo Kota Bandung, Minggu (1/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Rendiana menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua IKA Unpad Kota Bandung terpilih, Dr. Dicky Wishnumulya Ristandi, Pembina IKA Unpad Kota Bandung Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD – KHOM, MMRS, FINASIM, serta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.
Rendiana menegaskan, IKA Unpad tidak seharusnya hanya menjadi wadah silaturahmi alumni, tetapi juga harus mampu mengambil peran lebih besar dalam mendorong kemajuan Kota Bandung.
“Saya sendiri melihat IKA Unpad ini bukan sekadar wadah silaturahmi para alumni, tetapi juga sebuah kekuatan intelektual, profesional, dan sosial yang memiliki potensi besar untuk ikut menentukan arah kemajuan Kota Bandung,” ujar Rendiana.
Ia menilai, pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan DPRD. Diperlukan keterlibatan berbagai elemen, mulai dari perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, hingga kalangan profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di berbagai bidang.
Sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan Kota Bandung, seperti sampah, kemacetan, infrastruktur, lapangan pekerjaan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif.
“Persoalan – persoalan ini membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan dan anggaran, kita pun juga sangat memerlukan gagasan, inovasi, dan kolaborasi nyata,” katanya.
Karena itu, Rendiana berharap kepengurusan baru IKA Unpad mampu membangun kemitraan strategis sekaligus menjalankan fungsi kontrol dan memberikan masukan kritis terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Ia mendorong para alumni tidak berhenti pada penyampaian rekomendasi, tetapi turut menghadirkan solusi yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap bahwa IKA Unpad ini bisa menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah dan juga kami DPRD yang hadir bukan hanya untuk memberikan masukan, tetapi juga menawarkan solusi yang konkret, terukur, dan benar – benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Menurut Rendiana, keberhasilan organisasi alumni tidak cukup diukur dari kualitas individu yang tergabung di dalamnya, melainkan dari kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.
IKA Unpad Didorong Perkuat Kolaborasi Pentahelix
Sementara itu, Pembina IKA Unpad Kota Bandung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD – KHOM, MMRS, FINASIM, yang juga merupakan anggota DPRD Kota Bandung, menegaskan pentingnya peran organisasi alumni sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
Ia menyebut IKA Unpad memiliki kapasitas akademik dan profesional yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penelitian, perencanaan, serta evaluasi berbagai program pembangunan daerah.
Menurut Agung, kolaborasi tersebut sejalan dengan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“IKA Unpad Kota Bandung adalah salah satu mitra strategis DPRD dan Pemerintah Kota Bandung dan tentunya merancang atau meneliti apa-apa saja yang bisa dilakukan bersama antara akademisi dengan Pemerintah Kota Bandung sehingga mewujudkan konsep pentahelix,” ujar Agung.
Ia juga menyoroti kontribusi alumni Unpad dalam proses pembahasan produk hukum daerah. Kompetensi akademisi dan profesional dinilai dapat memperkuat kajian DPRD sehingga regulasi yang dihasilkan lebih komprehensif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Di DPRD Kota Bandung sendiri tentunya kontribusi alumni IKA Unpad ini menjadi salah satu mitra kami juga dalam melaksanakan pembahasan – pembahasan peraturan daerah bersama alumni IKA Unpad,” katanya.
Melalui kepengurusan periode 2026 – 2030, IKA Unpad Kota Bandung diharapkan semakin aktif membangun sinergi dengan pemerintah dan DPRD, sekaligus menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam mendorong pembangunan Kota Bandung yang lebih inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.













