Akademia

Rektor Universitas Garut Sebut Wisuda Gelombang 1 Tahun Akademik 2024/2025 Sebagai Langkah Strategis Dalam Mendukung Kesejahteraan Mahasiswa

adminsigiku.com
×

Rektor Universitas Garut Sebut Wisuda Gelombang 1 Tahun Akademik 2024/2025 Sebagai Langkah Strategis Dalam Mendukung Kesejahteraan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Universitas Garut (Uniga) menggelar Wisuda Angkatan ke-XLI Gelombang 1 pada tahun akademik 2024/2025 dengan jumlah 620 wisudawan. Acara ini melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas, di antaranya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sebanyak 10 orang, Fakultas Pertanian 41 orang, Fakultas Ekonomi 127 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 203 orang, Fakultas Komunikasi dan Informasi 76 orang, Fakultas Teknik 32 orang, Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan 68 orang, dan Fakultas Kewirausahaan 58 orang. Selain itu, terdapat 5 orang yang diwisuda dari program Magister.

Rektor Universitas Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M. Eng, IPU, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah wisudawan pada gelombang pertama ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan dari pelaksanaan wisuda dua kali setahun adalah untuk mendorong mahasiswa agar segera menyelesaikan studi mereka.

“Kampus kami ingin menyediakan fasilitas terbaik agar mahasiswa bisa lebih cepat menyelesaikan kuliah, yang pada akhirnya mempermudah mereka untuk segera memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Dr. Abdusy juga menambahkan bahwa pihak kampus sangat mendukung lulusan untuk segera bergabung dalam penerimaan pegawai negeri sipil (CPNS).

“Dengan cepatnya proses wisuda, para mahasiswa akan mendapatkan ijazah dan bisa segera mendaftar CPNS, ini adalah salah satu komitmen kami untuk mendukung kesejahteraan mahasiswa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., mengapresiasi prestasi Universitas Garut yang telah mendapatkan hibah penelitian dan dukungan program Kampus Merdeka dari pemerintah.

“Kami sangat mendukung pengembangan kualitas pendidikan tinggi, terutama dalam meningkatkan produktivitas penelitian yang sejalan dengan perkembangan sains dan teknologi,” ujar Dr. Samsuri.

Ia juga mencatat bahwa 100 persen wisudawan telah terdaftar di Data Pendidikan Tinggi (Dikti), dan berterima kasih atas peningkatan kuota KIP Kuliah yang sekarang mencakup 796 mahasiswa.

Selain itu, Nia Gania Karyana, Staf Ahli Bupati Garut, menyoroti dampak positif wisuda terhadap perekonomian lokal.

“Penyelenggaraan wisuda membawa dampak ekonomi yang signifikan, terutama bagi pelaku ekonomi kecil seperti penjual buket bunga, make-up artist, dan lainnya,” ungkap Nia.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Universitas Garut menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut.

Dengan semakin meningkatnya fasilitas dan dukungan pendidikan di Uniga, harapan besar diletakkan pada lulusan untuk menjadi agen perubahan yang dapat berkontribusi pada pembangunan daerah