Hukum & Kriminal

Seorang Pria Warga Depok Tewas Diduga Dniaya Oknum TNI AL di Tapos

adminsigiku.com
×

Seorang Pria Warga Depok Tewas Diduga Dniaya Oknum TNI AL di Tapos

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Anis

Kota Depok – Seorang pria warga Kota Depok ditemukan meninggal dunia diduga menjadi korban penganiayaan di Gang Swadaya Emas, RT 004/001, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari. Satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Peristiwa tersebut diketahui yerjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

Jajaran Polsek Cimanggis yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi kedua korban ke RS Brimob Kelapa Dua, Depok, untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Wajir Ali Tuankota (24), warga Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok. Sementara korban selamat, Dede Naigrata (39), seorang tukang parkir, mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh dan masih dalam perawatan.

Berdasarkan keterangan awal saksi di lokasi, insiden bermula saat seorang warga berinisial MLJ mengamankan dua pria yang dicurigai melakukan aktivitas mencurigakan di lingkungan permukiman. Dalam perkembangannya, MLJ disebut merupakan anggota aktif TNI Angkatan Laut.

Ketua RT setempat yang menjadi saksi menyebutkan, kedua pria tersebut diduga tidak kooperatif saat dimintai keterangan, sehingga terjadi tindakan kekerasan.

“Korban mengalami pemukulan dan penyabitan menggunakan selang,” ujarnya.

Usai kejadian, kedua korban dibawa warga ke Polsek Cimanggis menggunakan mobil pikap. Namun karena kondisi korban yang kritis, petugas kepolisian langsung merujuk keduanya ke RS Brimob Kelapa Dua.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan satu korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dirawat secara intensif.

Polisi telah melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, melakukan pendokumentasian, serta berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polres Metro Depok guna mendalami kasus tersebut.

Hingga saat ini, kepolisian masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami kronologi kejadian, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat dalam peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan profesional. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujar petugas kepolisian,” ungkapnya.

Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan Yang di duga Dilakukan Oleh Oknum TNI – AL ini akan diusut tuntas dan dikawal oleh para Pengacara Garda Maningkamu Pelauw (GMP) :
1. Moing Salampessy, SH
2. Eci Tuasikal, SH
3. Ajis Talaohu SH
4. Nurpesy Salampessy , SH
5. Bimbi Tuankotta ( Aktivis )
6. imel Tuasikal ( Aktivis )
dan Seluruh Keluarga Besar GMP Sejabodetabek, antara lain,

Ketum GMP : Mohan Talaohu, Sekjen : Mukcsin Latupono, irfan Salampessy ( Bendum ) , Mut Latupono ( Humas ), Mithun Latuconsina ( Sesepuh ), Hasan Latuconsina ( Sesepuh ) dan Ratusan Keluarga Besar GMP Lainnya yang Tidak Sempat disebutkan .

Ketum GMP Mohan Talaohu mengatakan bahwa kasus tersebut menyita perhatian warga dan menjadi sorotan publik terkait pentingnya penanganan keamanan lingkungan yang tetap mengedepankan prosedur hukum dan asas kemanusiaan.