AkademiaRagam

DAK 222 Miliar Dievaluasi Disdik Jabar, FKSS Jabar Harapkan 30% Prioritaskan Swasta

adminsigiku.com
×

DAK 222 Miliar Dievaluasi Disdik Jabar, FKSS Jabar Harapkan 30% Prioritaskan Swasta

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Dana Alokasi Khusus fisik bidang pendidikan SMA yang diarahkan untuk pemenuhan dan penuntasan sarana dan prasarana satuan pendidikan yang masih belum memenuhi standar nasional pendidikan. Terutama untuk membiayai rehabilitas Gedung sekolah atau pembangunan ruang penunjang pembelajaran.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan rapat koordinasi dan evaluasi Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan SMA Tahun 2022. Dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Bandung Jalan Dr. Setiabudhi No. 269-275 Kota Bandung, dari tanggal 20-22 Desember 2022. Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Disdik Jabar Ir. Yesa Sarwendi Hami Seno M.Pd, dihadiri oleh Kepala Bidang PSMA Made Supriatna, Kiki Nurmawansah S,Pd.I bendahara Dinas Pendidikan dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Sekretaris Disdik Jabar, Ir. Yesa Sarwendi Hami Seno M.Pd menyampaikan pelaporan realisasi DAK itu tidak hanya pembukuan atau soft copy, tetapi harus ada laporan perencanaan hingga evaluasi akhir. “Kalau dilihat dari monitoring pelaksanaan waktu, pelaksanaan DAK ini jauh labih baik dari pada kontraknya dan laporannya sudah hampir selesai 95 persen,” kata Yesa di lokasi kegiatan, Selasa (20/12/2022)

“Selain itu kita tekankan, hasil akhir dan akuntabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan, SPJ jelas, perencanaan dengan hasil DAK harus sesuai, evaluasi hasil harus baik. Karena setiap tahun ada fasilitator, mengamati proses pekerjaan terkait pengguanan anggaran,” imbuhnya.

Masih dikatakan Yesa berdasarkan laporan tahun ini, beberapa menu justru melejit melebihi target, misalnya, anggarannya untuk 8 kelas ternyata bisa membangun 9 kelas, sehingga dinilai ada sharing yang baik.

Sedangkan DAK tahun 2023, kata Yesa tentu sama dengan tahun sekarang berdasarkan arahan pemerintah, “Pola bantuan ini swakelola, karena semua provinsi pun menerapkan swakelola agar rasa kepemilikan sekolah itu lebih besar dan baik,” tandasnya.

Kepala SMAN 1 Pangandaran, Drs H Sukirman ST M.Si, Ketua MKKS Pangandaran menyampaikan Alhamdulillah tahun ini pihak Sekolah mendapatkan anggaran untuk 4 Ruang Kelas Baru RKB dan 4 Rehab ruang gedung IPA, Biologi, Fisika dan Kimia. Program Dana Alokasi Khusus atau DAK untuk SMA ini sangat bermanfaat, apalagi sekolah kami ini termasuk sekolah yang bangunannya sudah cukup tua sehingga perlu perbaikan.

Menurutnya pembangunan dari dana bantuan itu sudah berlangsung sejak bulan juli sampai saat ini sudah selesai dan ditempati oleh siswa atau dimanfaatkan langsung oleh sekitar 1287 siswa . Selanjutnya sudah di monitoring dan evaluasi oleh pihak Dinas.

Sedangkan, Sulastri Herdiani S.Pd, M.Pd, Kepala SMAN 1 Langkap Lancar Pangandaran mengungkapkan “tahun ini sekolah dapat bantuan Dana Alokasi Khusus atau DAK untuk satu pembangunan Lab biologi,” ucapnya

Menurutnya pihak sekolah menanggapi positif dengan bantuan itu, karena melalui bantuannya sekolah dapat memberikan pelayanan terbaik untuk para guru melayani sekitar 342 siswa khususnya saat praktek biologi. “Dengan ada ruang labnya, kedepannya siswa lebih banyak praktek profil pelajaran pancasila, lebih banyak melakukan penelitian dan kegiatan praktek lainnya. Sesuai harapan atau target pemerintah meningkatkan kompetensi siswanya,”katanya

H I Made Supriatna, S.Pd., M.Si, Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar menjelaskan bahwa pada tahun ini ada pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada kepala sekolah, yang melaksanakan DAK fisiknya sesuai dengan perencanaan dan harapan. “Penghargaan ini sebagai satu bentuk motivasi kepada kepala sekolah lainnya, agar dipelaksanaan DAK bisa lebih baik lagi ke depannya,” kata Made, Rabu (21/22/2022) malam. “Terkait hasil monitoring dari dinas, Alhamdulilah, empat tahun berturut turut bidang PSMA selalu menjadi yang terbaik di tingkat nasional, kami pertahankan. Ini merupakan tradisi yang baik, dan merupakan satu target Jabar Juara Lahir Bathin dan Kepala Dinas Pendidikan Jabar. Bahwa pengelolaan anggaran harus sesuai aturan dan regulasi. Insya Allah tahun 2023 akan lebih baik lagi dari tahun ini,” imbuhnya.

Masih dikatakan Made, Bidang PSMA Disdik Jabar pun mendapatkan penghargaan terbaik (juara 1) untuk Kinerja Pelaksanaan DAK Fisik 2022. “Perihal instrumen penilaiannya, terdiri dari perencanaan, lalu diproses pelaksanaan dan proses evaluasi terakhir untuk daya guna dari bantuan tersebut. Ini merupakan salah satu sumbangsih kami bagi Jawa Barat,” pungkasnya.

Merespon tentang adanya bantuan yang diterima oleh sekolah swasta, tetapi  jumlah penerimannya hanya sedikit. Ketua Forum Kepala SMA Swasta Jawa Barat, Ade Dayat Hendriana S.H mengungkapkan “Seharusnya DAK diprioritaskan 30% untuk sekolah swasta dan 70% untuk sekolah negeri. Agar ada pemerataan atau keadilan pembangunan layanan Pendidikan antara sekolah swasta dengan negeri. Apalagi jumlah sekolah swasta yang perlu dibantu lebih banyak dari pada sekolah negeri,” ungkapnya

Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com dari total sekolah di Jawa Barat yang berjumlah 4.963. Terdiri dari sekolah negeri sebanyak 848 dan swasta (4.115). Pada tahun ini bantuan DAK diterima oleh 168 sekolah, sebanyak 159 SMA negeri dan 9 SMA Swasta. Dengan anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk DAK Fisik Bidang Pendidikan SMA tahun 2022, sebesar Rp.222.196.687.000.

Kepala SMAN 1 Katapang, Drs. Iwan Kurniawan saat memeriksa berkas laporan realisasi DAK 2022.

http://www.koransinarpagijuara.com/2022/12/21/700-juta-menghilang-sekum-bkprmi-jabar-arahkan-perketat-keamanan-dana-umat/

https://www.koransinarpagijuara.com/2022/06/26/media-cetak-diprediksi-lebih-menyehatkan-akal-pikiran-dibandingkan-media-sosial/