Politik & Pemerintahan

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Tutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator

adminsigiku.com
×

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Tutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator

Sebarkan artikel ini

Pewarta : A Y Saputra

Kabupaten Ciamis – Pemerintah Kabupaten Ciamis menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 bertempat di Aula BKPSDM Ciamis, Kamis, (6/8/2026).

Penyelenggaraan pelatihan ini menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya dilaksanakan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Ai Rusli Suargi, mengatakan keberhasilan pelatihan tidak berhenti pada prosesi penutupan.

Menurut dia, tantangan sesungguhnya baru dimulai ketika seluruh peserta mengimplementasikan proyek perubahan yang telah mereka susun.

“Aksi perubahan bukan selesai hari ini. Justru ini menjadi awal untuk diimplementasikan dalam jangka menengah maupun jangka panjang,” kata Ai usai kegiatan.

Ia berharap proyek perubahan yang dirancang para peserta mampu meningkatkan kinerja organisasi sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi Bupati Ciamis.

Karena itu, BKPSDM akan terus melakukan evaluasi terhadap implementasi setiap aksi perubahan yang telah dihasilkan selama pelatihan.

Sebanyak 30 peserta dinyatakan lulus dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I.

Dari jumlah tersebut, 21 peserta meraih predikat sangat memuaskan, sedangkan sembilan peserta memperoleh predikat memuaskan.

Ai menjelaskan hasil tersebut diperoleh melalui penilaian komprehensif yang melibatkan berbagai unsur.

Penilaian berasal dari mentor, penguji, coach atau widyaiswara, pengamat kelas, hingga penyelenggara pelatihan.

Seluruh komponen kemudian diakumulasi untuk menentukan nilai akhir setiap peserta.

Selain menghasilkan lulusan, pelatihan ini juga menjadi momentum bagi BKPSDM Ciamis untuk membuktikan kesiapan sebagai penyelenggara pelatihan kepemimpinan secara mandiri.

Menurut Ai, sebelumnya pelatihan serupa memang pernah digelar di Ciamis, tetapi seluruh mekanismenya dikelola oleh BPSDM Provinsi Jawa Barat.

Tahun ini, Pemkab Ciamis mengambil peran penuh dalam penyelenggaraan, sementara BPSDM Provinsi tetap memberikan pendampingan melalui penjaminan mutu.

“Secara administratif seluruh tahapan kami laksanakan sendiri, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi. Penjaminan mutu tetap dilakukan oleh BPSDM Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menilai skema tersebut jauh lebih efektif, terutama karena menerapkan sistem blended learning yang mengombinasikan pembelajaran tatap muka dan daring.

Metode itu dinilai mampu memangkas biaya operasional tanpa mengurangi kualitas pelatihan.

Menurut Ai, efisiensi anggaran diperoleh karena pemerintah daerah tidak lagi harus mengirim peserta mengikuti pelatihan di luar daerah.

Selain itu, penyelenggaraan internal juga mengurangi berbagai komponen biaya operasional, termasuk honorarium kepanitiaan.

“Dari sisi anggaran tentu lebih efisien. Pelaksanaan di daerah membuat biaya operasional dapat ditekan, sementara kualitas tetap terjaga melalui pendampingan BPSDM Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Budi Hermawan, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator secara mandiri.

Ia mengatakan keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari proses pembelajaran maupun kelulusan peserta, melainkan dari kemampuan para administrator mewujudkan inovasi dan perubahan nyata di lingkungan kerja masing-masing.

“Ini bukan garis akhir, tetapi awal tanggung jawab sebagai pemimpin perubahan. Seluruh proyek perubahan yang telah disusun harus diwujudkan menjadi inovasi yang memberi manfaat bagi organisasi,” ujar Budi.

BPSDM Provinsi Jawa Barat, kata dia, akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan untuk memastikan standar mutu pelatihan tetap terjaga.

Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan berharap kompetensi yang diperoleh mampu memberikan kontri