Pewarta : Lina SC
Kab. Bandung Barat – Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap disiplin aparatur sipil negara (ASN), menyusul masih ditemukannya pegawai yang kedapatan nongkrong saat jam kerja.
Ketua Komisi I DPRD KBB, Sandi Supyandi, menyatakan pihaknya memberi perhatian serius terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah, termasuk proses rotasi mutasi dan pengisian jabatan yang tengah berjalan di lingkungan Pemkab Bandung Barat.
Berdasarkan laporan Kepala BKPSDM KBB, proses open bidding yang berlangsung Juni hingga Juli telah selesai sesuai target. Selanjutnya, pengisian jabatan eselon III dan kepala sekolah ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan, mencakup 3 TK, 298 SD, dan 14 SMP.
Namun demikian, Sandi menegaskan persoalan disiplin ASN kini menjadi fokus utama pengawasan DPRD.
“Penegakan disiplin akan terus kami dorong, terutama terhadap pegawai yang masih nongkrong saat jam kerja. Itu tidak patut dan menjadi atensi serius kami,” tegasnya, Kamis (7/5/2026).
Dalam waktu dekat, Komisi I juga akan memanggil seluruh Subbagian Kepegawaian perangkat daerah guna mengevaluasi sistem pengawasan internal di masing-masing instansi.
“Kami tidak ingin ada lagi pegawai yang seenaknya mangkir atau berkeliaran di jam kerja tanpa alasan jelas,” pungkasnya.

